Shelyn Bocah Ajaib Sorong Kuasai Panggung dan Dunia

Celina

Celina

Shelyn Bocah Ajaib Sorong Kuasai Panggung dan Dunia

Deteksinews.co.id – Sorong kembali melahirkan talenta luar biasa yang mencuri perhatian publik. Shelyn Adlyani Hendroharto, seorang bocah berusia delapan tahun dari Sorong, Papua Barat Daya, bukan sekadar drummer cilik berbakat. Ia adalah definisi nyata dari "kecil-kecil cabai rawit" dengan segudang keahlian dan hobi yang tak biasa untuk anak seusianya. Duduk di bangku kelas 3 SD Golden Gate Sorong, Shelyn telah membuktikan dirinya sebagai fenomena generasi alpha yang menginspirasi, menguasai lima bahasa asing, dan piawai dalam berbagai aktivitas ekstrem.

Kisah Shelyn dengan dunia musik dimulai dari rasa penasaran. Dalam sebuah wawancara di studio RRI Sorong pada Selasa (29/9/2026), Shelyn menceritakan perjalanannya. "Pertama kali yang aku coba itu keyboard sama gitar, setelah itu barulah drum," ungkapnya polos. Ketertarikannya pada alat musik perkusi muncul saat usianya menginjak enam tahun, bermula dari keinginan sederhana untuk memukul-mukul. Sejak saat itu, ia menemukan gairah baru yang membawanya ke panggung-panggung lokal.

Shelyn Bocah Ajaib Sorong Kuasai Panggung dan Dunia
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Gairah Shelyn terhadap drum kemudian diasah di Purwacaraka Music Sorong, di bawah bimbingan pelatih Yada Simamora. Sejak saat itu, kepercayaan dirinya untuk tampil di panggung bersama band di kota Sorong semakin meningkat. "Ada yang diundang dan ada yang main sendiri," tuturnya, menggambarkan pengalamannya manggung. Kemampuannya menghafal ketukan lagu juga patut diacungi jempol. Ia hanya membutuhkan waktu satu hingga dua hari untuk menguasai pola ritme sebuah lagu, sebuah kecepatan belajar yang mengagumkan bagi anak seusianya, memungkinkan ia membawakan berbagai genre musik dengan fasih.

Namun, Shelyn bukan hanya tentang musik. Di luar panggung, ia menunjukkan sisi petualangannya yang tak kalah menarik. Ia tercatat sebagai anggota termuda Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) di Jayapura. Hobi menembak ini bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan juga sarana untuk melatih keberanian, konsentrasi, dan kedisiplinan yang tinggi. "Sering ikut bapak olahraga menembak, jadi ikut latihan menembak," cerita Shelyn, menjelaskan bagaimana ia mulai terlibat dalam olahraga yang membutuhkan fokus tinggi ini, menumbuhkan mental baja sejak dini.

Petualangan Shelyn tidak berhenti di darat. Ia juga seorang penyelam ulung. Keindahan bawah laut Raja Ampat telah ia jelajahi hingga kedalaman 25 meter, sebuah pencapaian yang luar biasa untuk anak seusianya. "Saya sudah lima kali diving dengan kedalaman 25 meter," ujarnya bangga. Momen-momen menakjubkan di bawah laut sering ia bagikan melalui kanal YouTube pribadinya yang kini telah memiliki sekitar 937 pelanggan, menginspirasi banyak orang untuk mencintai keindahan alam bawah laut. Selain itu, Shelyn juga punya pengalaman memanjat tebing, menambah daftar panjang aktivitas ekstrem yang ia kuasai. "Saya sudah dua kali panjat tebing," imbuhnya, menunjukkan ketahanan fisik dan mentalnya.

Kecerdasan Shelyn juga terpancar dari kemampuannya menguasai lima bahasa asing: Mandarin, Jepang, Korea, Inggris, dan Arab. Bahkan, ia menunjukkan minat untuk mempelajari bahasa Rusia, memperlihatkan dahaganya akan pengetahuan dan komunikasi lintas budaya. Kemampuan multilingual ini tentu menjadi modal berharga bagi masa depannya, membuka pintu ke berbagai kesempatan global.

Dengan segala bakat dan hobinya, Shelyn memiliki cita-cita yang tak kalah ambisius. "Saya ingin jadi konsultan pajak, jadi ilmuwan, dan jadi astronot," ujarnya penuh percaya diri, menunjukkan spektrum minatnya yang luas dari bidang keuangan hingga eksplorasi antariksa. Sebagai representasi generasi alpha yang berani dan adaptif, Shelyn juga menyampaikan pesan inspiratif kepada anak-anak seusianya. "Jangan takut salah, karena kalau salah masih bisa diperbaiki, jadi kita harus berani mencoba," pesannya, menekankan pentingnya keberanian untuk mencoba hal baru dan belajar dari kesalahan, sebuah filosofi hidup yang patut dicontoh.

Shelyn Adlyani Hendroharto adalah bukti nyata bahwa usia muda bukanlah batasan untuk meraih berbagai pencapaian. Dengan semangat yang membara, ia terus menjelajahi berbagai minat dan bakatnya, menjadi inspirasi bagi banyak orang, dan menunjukkan potensi tak terbatas dari anak-anak Indonesia yang siap mengukir sejarah di kancah dunia.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar