Deteksi News Drama gugatan Rp 7 miliar yang dilayangkan kepada penyanyi Denada memasuki babak baru yang semakin memanas. Dino Rossano Hansa, kuasa hukum dari pihak penggugat, Ressa, dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mundur dan sangat percaya diri dengan bukti-bukti yang mereka miliki. Bahkan, Dino mengklaim peluang kemenangan mereka di pengadilan hampir sempurna.
"Saya sudah berkeyakinan 95% gugatan saya ini pasti berhasil," ujar Dino dengan nada optimis saat ditemui di sebuah acara televisi di Jakarta Selatan. Ia menambahkan bahwa dirinya bukan tipikal orang yang mengajukan gugatan tanpa dasar yang kuat.

Saat dikonfirmasi mengenai angka fantastis Rp 7 miliar tersebut, Dino membenarkan bahwa tuntutan ganti rugi tersebut masih tercantum dalam formulasi gugatan. Namun, ia memberikan peringatan keras kepada Denada bahwa angka tersebut bukanlah tujuan utama dari gugatan ini.
"Kalau ini sudah masuk proses persidangan dan bukti ya, nanti Njenengan ini akan lebih rugi lagi. Jangan sampai nanti sampeyan tambah hancur di situ," ancam Dino. Ia menyarankan agar Denada segera datang dan melakukan islah sebelum semuanya terlambat. Menurutnya, masalah angka masih bisa dinegosiasikan asalkan Denada mau menurunkan egonya.
"Poin petitum soal angka, itu bukan utama. Kalau memang keberatan soal itu, itu masih bisa dinegosiasikan," tutupnya. Sidang kasus ini rencananya akan berlanjut ke tahap e-court pada tanggal 11 mendatang.
Sementara itu, Denada sendiri telah memberikan pengakuan mengejutkan melalui akun Instagram pribadinya. Sambil menahan tangis, ia mengakui bahwa Ressa adalah anak kandungnya. Ia juga meminta maaf karena tidak membesarkan Ressa sejak bayi, dengan alasan kondisi psikisnya yang tidak stabil saat itu.
Denada juga mengungkapkan penyesalan mendalam karena baru berani jujur kepada Ressa setelah sekian lama. "Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya, dan saya minta maaf," ujarnya dengan nada suara bergetar.






