deteksinews.co.id – Kreator konten ternama Vilmei kini tengah menghadapi kenyataan pahit uang hasil jerih payahnya di TikTok diduga kuat digelapkan oleh seorang karyawan. Keterkejutan Vilmei semakin menjadi saat terkuak bahwa oknum karyawannya itu diduga tidak bekerja sendiri melainkan memiliki jaringan untuk menguras hartanya.
Awalnya Vilmei menemukan dana sebesar lebih dari 12 miliar rupiah raib diduga diselewengkan oleh karyawan berinisial Z. Setelah kasus ini dilaporkan ke Polres Bekasi Kota kerugian yang semula diperkirakan melonjak drastis hingga mencapai angka fantastis lebih dari 3 miliar rupiah.

Dalam sebuah video yang diunggah Vilmei terduga pelaku Z mengaku dipaksa dan diperas oleh kekasihnya berinisial A. Namun Z juga mengungkapkan dirinya kini merasa dibuang oleh sang pacar setelah aksi mereka terbongkar. Vilmei sendiri merasakan trauma mendalam dan kehilangan kepercayaan akibat insiden ini.
Melalui akun TikTok pribadinya Vilmei membagikan momen pertemuannya dengan pacar terduga pelaku A. Sebelumnya Vilmei menyebutkan bahwa karyawan yang terlibat berusia sekitar 19 hingga 22 tahun. Awalnya Vilmei masih bisa menahan diri saat menanyakan perihal dugaan penyelewengan uangnya.
Namun amarah Vilmei tak lagi terbendung ketika ia mulai mengisahkan bagaimana terduga pelaku dan pacarnya telah menghancurkan bisnis parfumnya. Kerugian yang diderita mencapai ratusan juta rupiah akibat ulah mereka. "Dan ternyata bisnis parfum aku yang kemarin sempat rugi ratusan juta yang harga tiba-tiba jadi Rp 6 ribu itu gara-gara apa Lo ngomong" ucap Vilmei di hadapan karyawan lain mendesak A untuk menjelaskan.
"Diedit harganya sama Z jadi Rp 6 ribu" aku pacar terduga pelaku A yang sontak memicu kemarahan karyawan Vilmei lainnya. Mereka harus bekerja hingga larut malam demi mengurus resi penjualan parfum yang kacau balau tersebut.
Sambil menahan tangis Vilmei mengaku saat harga parfumnya berubah menjadi Rp 6 ribu ia sedang berada di Korea Selatan. Kala itu ia hanya bisa menangis dan merasa lemas tak berdaya. "Kita rugi ratusan juta" ungkapnya pilu.
Vilmei menjelaskan bahwa tindakan mengubah harga menjadi Rp 6 ribu bukan hanya merugikan sesaat. "Gue bikin itu bertahun-tahun lo tahu gak Terus itu rusak yang beli ribuan orang bocor dari keranjang video gue harga Rp 6 ribu Lo tahu rugi gue berapa banyak" ujarnya sambil terisak. Keranjang belanja di TikToknya kini tidak bisa lagi didaftarkan untuk kampanye promosi akibat kerusakan harga tersebut.
Mantan kekasih Willie Salim itu menegaskan semua kerja kerasnya hancur lebur diduga dirusak oleh karyawan yang menggelapkan uangnya. "2 minggu gue urus itu gue gak tenang gue jualan perbaikin toko gue" tambahnya. Saat ini karyawan terduga pelaku yang menilap uang Vilmei telah diamankan di kantor polisi untuk proses lebih lanjut.






