deteksinews.co.id – Duka mendalam menyelimuti hati Lady Nayoan dan keluarga setelah kepergian sang ibunda tercinta Rima Sania Pontoh. Bukan hanya Lady kedua buah hatinya Noah dan Emma turut merasakan pukulan berat atas kehilangan sosok nenek yang begitu mereka sayangi. Tangis haru mewarnai prosesi pemakaman menjadi saksi bisu betapa eratnya ikatan Rima dengan cucu-cucunya.
Lady Nayoan menceritakan ibundanya adalah pribadi yang penuh kasih dan tak segan menunjukkan sisi romantisnya kepada para cucu. Interaksi antara Rima dan Emma putrinya bahkan terjalin sangat rutin. Emma pun merasakan kesedihan yang mendalam saat melepas kepergian sang nenek. "Hubungan saya dengan mama memang tidak se-romantis itu. Justru Emma yang mengisi kekosongan romansa saya dengan mama" ungkap Lady belum lama ini di Tambun Bekasi Jawa Barat.

Ia menambahkan sang ibu kerap mengirimkan pesan suara kepada Emma berisi ungkapan rindu dan ajakan untuk berkunjung. Suami Lady Rendy Kjaernett juga membenarkan betapa Rima begitu memanjakan cucu-cucunya. Menurut Rendy mendiang mertuanya hampir selalu menuruti setiap keinginan Noah dan Emma bahkan tak pernah sekalipun memarahi mereka. "Anak-anak kami terpukul dan menangis karena oma mereka memang sangat romantis dan penuh kasih sayang" tutur Rendy.
Namun bukan hanya kehangatan Rima kepada cucu-cucunya yang akan dirindukan Lady. Ada kebiasaan kecil yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kesehariannya yakni pesan singkat dari sang ibu setiap hari Minggu. Rima selalu mengirimkan ucapan penyemangat kepada Lady yang aktif dalam pelayanan ibadah. "Setiap hari Minggu mama selalu mengirimkan pesan template ‘Happy Sunday Lady sayang selamat melayani ya’ karena dia tahu saya sedang pelayanan" kenang Lady dengan suara bergetar.
Hingga kini Lady Nayoan mengaku masih merasakan kesedihan yang mendalam setiap kali melihat riwayat percakapan WhatsApp dengan ibundanya. Ia bahkan masih sering menggulir obrolan tersebut mencari dan membaca kembali pesan-pesan dari Rima seolah ingin merasakan kehadiran sang ibu sekali lagi. Kebiasaan-kebiasaan sederhana itulah yang kini menjadi kenangan terindah sekaligus pengingat akan cinta tak terbatas dari seorang ibu.






