Terungkap! Aiman Ricky ‘Luntur’ Ego Demi Jemaah Haji

Celina

Celina

Terungkap! Aiman Ricky 'Luntur' Ego Demi Jemaah Haji

Deteksi News – Aktor kondang Aiman Ricky baru saja menuntaskan sebuah misi yang jauh berbeda dari gemerlap panggung hiburan: menjadi pendamping jemaah haji di Tanah Suci. Pengalaman spiritual ini, diakuinya, menjadi babak baru yang penuh makna dalam perjalanan hidupnya, sebuah kontras tajam dari kehidupan selebriti yang serba dilayani, kini ia harus melayani ratusan jemaah dengan penuh kesabaran dan ketelatenan.

Berhadapan dengan sekitar 800 jemaah, Aiman tak menampik tugas ini sarat tantangan, terutama bagi dirinya yang terbiasa dengan kemudahan. Namun, ia justru menemukan kenikmatan dan pelajaran berharga dalam setiap prosesnya. "Pengalamannya tentunya menyenangkan ya, dan itu pengalaman pertama tapi sangat berkesan buat aku dan enjoy pelaksanaannya walaupun ya pastinya ada banyak tantangannya tapi ya menikmati sih," ujarnya kepada deteksinews.co.id saat ditemui di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Terungkap! Aiman Ricky 'Luntur' Ego Demi Jemaah Haji
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Tantangan terbesar bagi aktor berusia 39 tahun itu adalah menanggalkan citra keartisannya dan mengubah pola pikirnya secara drastis. Ia harus sepenuhnya bertransformasi dari sosok yang biasa dilayani menjadi pelayan yang sigap, terutama bagi jemaah lansia yang membutuhkan perhatian ekstra. "Melunturkan seorang Aiman Ricky yang biasanya dilayani di sini, justru kalau di sana saya harus melayani. Sebisa mungkin saya melayani apa pun. Ketika misal jemaah ada tanya saya bisa bantu jawab. Saya gak tahu jawabannya, saya cari tahu, tanya sama pendamping lain," jelasnya, menggambarkan dedikasinya.

Lebih dari sekadar tugas fisik, pengalaman ini menjadi wadah baginya untuk melatih karakter diri. Sifat egois dan ketidaksabaran yang mungkin pernah ada dalam dirinya, kini harus ditekan kuat-kuat demi mengutamakan kepentingan orang banyak yang ia bimbing selama rangkaian ibadah di tanah suci. "Mungkin selain itu tantangannya adalah bagaimana saya untuk yang biasanya suka egois sama diri saya, suka gak sabaran, saya dilatih banget untuk harus sabar, untuk harus bisa telaten, dan untuk harus bisa fokusnya sama jemaah," imbuhnya, dengan nada introspektif.

Puncak dari perjuangannya melunturkan ego terjadi saat momen wukuf di Arafah. Di saat jutaan orang fokus memanjatkan doa untuk kepentingan pribadi, Aiman justru lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mendoakan kekuatan bagi dirinya sendiri agar tetap prima dalam mengawal para jemaah hingga seluruh rangkaian haji usai. "Sebisa mungkin aku tuh doa di sana yaitu adalah untuk sebisa mungkin bisa maksimal total sama jemaah. Dan itu yang membuatku jadinya tuh fokusnya sama jemaah dibanding sama diriku sendiri gitu ya," pungkasnya, menunjukkan kedalaman pengorbanan dan pelayanan yang ia rasakan.

Pengalaman ini bukan hanya sekadar tugas, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang membentuk Aiman Ricky menjadi pribadi yang lebih sabar, telaten, dan berempati. Dari gemerlap karpet merah menuju kesahajaan Tanah Suci, ia menemukan makna pelayanan sejati yang jauh melampaui sorotan kamera.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar