Eksklusif! Vicky Prasetyo Terjerat Rp213 Juta, Korban Buka Pintu Damai Penuh Harap!

Celina

Celina

Eksklusif! Vicky Prasetyo Terjerat Rp213 Juta, Korban Buka Pintu Damai Penuh Harap!

Deteksi News – Sosok kontroversial Vicky Prasetyo kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena sensasi percintaan atau aksi panggungnya yang kerap mengundang tawa, melainkan dugaan penipuan fantastis senilai ratusan juta rupiah yang menyeret namanya. Pengusaha asal Surabaya, Fajar Ramadhon, yang menjadi korban, akhirnya buka suara, mengungkapkan detail kerugiannya dan, mengejutkan, membuka pintu damai bagi Vicky Prasetyo dan Fiona Khairunisa alias Viona Fachrunisa.

Dalam wawancara daring yang eksklusif dengan deteksinews.co.id, Fajar dengan tegas membeberkan angka kerugian yang ia alami. "Sesuai invoice itu Rp 213 juta. Rp 213.750.000 tepatnya," ujarnya, menunjuk pada bukti pengadaan perangkat audio atau sound system yang kini terpasang di salah satu usaha milik Vicky. Angka yang tidak sedikit ini tentu saja menyisakan pilu bagi Fajar.

Eksklusif! Vicky Prasetyo Terjerat Rp213 Juta, Korban Buka Pintu Damai Penuh Harap!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meski laporan resmi telah dilayangkan ke Polda Jawa Timur sejak 11 Juni 2026 – sebuah tanggal yang mungkin terasa jauh namun menjadi penanda awal drama ini – Fajar mengaku tak lagi berupaya menghubungi pihak terlapor. Ia memilih untuk menanti, berharap ada secercah iktikad baik dari Vicky maupun Fiona untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

Fajar menyayangkan, sebenarnya kisruh ini bisa saja mereda lebih awal. "Seandainya ada respons setelah somasi pertama maupun kedua dilayangkan, mungkin ceritanya akan berbeda," imbuhnya dengan nada kecewa. Namun, di tengah kekecewaan itu, secercah harapan tetap dipancarkan oleh kuasa hukum Fajar, Descha Ghovinda. Descha menegaskan, pihaknya tak pernah menutup pintu dialog. "Silakan aja kalau memang mau komunikasi sama kami. Kami selalu buka kok," kata Descha, mengundang Vicky untuk berdialog.

Ketika ditanya apakah peluang perdamaian masih terbentang luas, Descha mengangguk. "Kalau memang ada iktikad baik, kami nggak mungkin tutup mata. Awalnya baik, selesainya harus baik," tegasnya, menyiratkan bahwa penyelesaian damai selalu menjadi prioritas, asalkan ada niat tulus dari kedua belah pihak untuk mencari jalan keluar terbaik.

Dan inilah bagian paling menyentuh dari pengakuan Fajar. Ia menampik adanya dendam pribadi terhadap Vicky. Bahkan, ia tak sungkan menyebut Vicky sebagai sosok panutan yang selama ini ia hormati. "Saya nggak dendam. Saya menghargai Mas Vicky, saya menjunjung tinggi Mas Vicky. Saya selalu menghargai beliau. Mas Vicky panutan saya," ucapnya, terdengar tulus namun penuh getir.

Namun, kekaguman itu kini tercoreng oleh realita pahit yang harus ia terima. "Tapi ya ini yang saya terima. Nggak sesuai yang saya dapat dari Mas Vicky," lanjut Fajar, menyiratkan rasa kecewa mendalam atas sosok yang ia idolakan. Sebuah pengakuan yang menunjukkan betapa beratnya menghadapi kenyataan ketika sosok yang dihormati ternyata tak sesuai harapan.

Sebagai pengingat, drama dugaan penipuan ini bermula ketika Vicky Prasetyo dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh Fajar Ramadhon pada 11 Juni 2026. Laporan tersebut terkait pengadaan perangkat audio senilai Rp213 juta, di mana nama Fiona Khairunisa juga turut terseret dalam pusaran kasus ini. Kini, bola ada di tangan Vicky dan Fiona, apakah mereka akan menyambut uluran tangan damai dari sang korban? Publik menanti kelanjutan drama ini.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar