Misteri Perceraian Sara Demian Terkuak Usai 12 Tahun

Celina

Celina

Misteri Perceraian Sara Demian Terkuak Usai 12 Tahun

Deteksinews.co.id – Kabar mengejutkan datang dari pasangan selebriti Sara Wijayanto dan Demian Aditya. Setelah 12 tahun mengarungi bahtera rumah tangga yang selama ini jauh dari sorotan miring, pernikahan mereka akhirnya resmi diputus cerai secara verstek oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Kamis, 8 Oktober 2026. Keputusan ini mengakhiri kisah cinta yang sempat menjadi inspirasi banyak penggemar.

Selama lebih dari satu dekade, Sara dan Demian dikenal sebagai pasangan yang solid, kompak, dan harmonis. Namun, di balik citra tersebut, gonjang-ganjing mulai terasa sejak September 2026. Sebulan sebelum gugatan cerai didaftarkan, tepatnya pada Agustus 2026, gemuruh kabar tak sedap mengenai dugaan perselingkuhan sempat menerpa rumah tangga mereka. Kala itu, baik Sara maupun Demian kompak membantah keras isu tersebut, menyebutnya sebagai fitnah dan hoaks.

Misteri Perceraian Sara Demian Terkuak Usai 12 Tahun
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Melalui akun Threads-nya, Sara Wijayanto sempat meluapkan kekesalannya. "Siap-siap ya untuk akun yang menuliskan berita fitnah dan hoax. Yang paling lucu yang pada komentar. Sebegitu banyaknya orang enggak bahagia di dunia ini," tulis Sara, menanggapi rumor yang beredar. Ia bahkan menyerukan agar masyarakat lebih fokus pada hal positif. "Seharusnya kita semua ini fokus mendoakan BUMI NUSANTARA. Berbagi kebaikan, saling menghargai, dan menjaga. Eling lan Waspada," tambahnya, mencoba mengalihkan perhatian dari isu pribadi.

Namun, hanya berselang beberapa minggu setelah bantahan tegas itu, tabir perceraian mulai tersingkap. Pada 8 September 2026, Sara Wijayanto secara resmi mendaftarkan gugatan cerai terhadap Demian Aditya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Saat menghadiri sidang perdana pada 24 September 2026, Sara memilih bungkam seribu bahasa mengenai penyebab keretakan rumah tangganya, hanya menyunggingkan senyuman tipis kepada awak media.

Di sisi lain, Demian Aditya tidak pernah hadir dalam persidangan. Namun, ketidakhadirannya tidak berarti ia tanpa ekspresi. Sang ilusionis itu sempat merekam untaian kata-kata pilu dari tulisan di badan truk yang ditemuinya di jalanan, seolah menjadi curahan hati tersirat. Salah satu tulisan yang ia abadikan berbunyi, ‘Luka serius berawal dari hati yang tulus’. Ada pula kalimat lain yang menyiratkan perpisahan, ‘Meskipun pada akhirnya kita harus berpisah, setidaknya semesta pernah menjadi saksi betapa bahagianya aku ketika bersamamu’. Sebuah tulisan lain yang direkamnya juga berpesan, ‘Jalani dengan tenang, nikmati dengan senang’, mungkin sebagai upaya menenangkan diri di tengah badai.

Ketidakhadiran Demian yang berulang kali dalam persidangan membuat proses hukum berjalan tanpa kehadirannya. Pengacara Sara Wijayanto juga menegaskan bahwa kliennya telah mantap dengan keputusan untuk berpisah dari Demian. Akhirnya, pada Kamis, 8 Oktober 2026, majelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan gugatan cerai Sara Wijayanto secara verstek.

"Jadi sebenarnya pada sidang yang pertama itu DA ya, tidak hadir. Kemudian dipanggil ulang, tidak hadir juga tadi. Langsung pembuktian. Setelah pembuktian, diputus langsung verstek," jelas Abid, Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, mengonfirmasi putusan tersebut. "Hari ini sudah diputus. Secara verstek diputus," sambungnya. Meskipun demikian, Demian masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding jika tidak setuju dengan putusan tersebut, dengan batas waktu 14 hari sebelum keputusan verstek tersebut berkekuatan hukum tetap.

Sara Wijayanto dan Demian Aditya menikah pada 22 Mei 2014. Selama 12 tahun pernikahan mereka, pasangan ini belum dikaruniai keturunan. Mengenai hal tersebut, Sara pernah mengungkapkan keputusannya untuk menghentikan program hamil (promil). Ia menyebut bahwa Demian juga menerima keputusan tersebut dengan lapang dada.

Keputusan Sara untuk menghentikan promil bukan tanpa alasan kuat. Ia mengaku sempat mendapatkan tawaran menggiurkan dari sebuah rumah sakit yang bersedia menanggung seluruh biaya promil hingga berhasil hamil. "Waktu itu gongnya adalah setelah gagal, gagal, gagal, mau pindah rumah sakit, tiba-tiba aku ditelepon sama rumah sakit ini, ‘Kita mau full endorse sampai berhasil’. Di situ aku kayak, boleh gak aku mikir dulu," aku Sara Wijayanto dalam sebuah acara televisi pada Senin, 27 Oktober 2025.

Setelah melalui perenungan mendalam selama 10 hari, Sara akhirnya memutuskan untuk menolak tawaran tersebut. "Akhirnya aku mikir tuh, aku ingat, 10 hari aku telepon lagi. Ternyata gak yah kayaknya, aku gak mau," ungkapnya. Sara menegaskan bahwa memiliki anak adalah tanggung jawab seumur hidup yang membutuhkan kesiapan mental dan fisik yang matang. Ia juga memastikan bahwa keputusan ini tidak diambil secara egois. "Aku ngomong sama dia (Demian), ‘Kamu gak apa-apa gak?’. Dia bilang gak apa-apa, ya udah," tukas Sara, menunjukkan bahwa Demian memahami dan mendukung pilihannya. Kini, setelah 12 tahun, kisah mereka harus berakhir di meja hijau.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar