Deteksinews.co.id – Polemik seputar kewajiban nafkah anak antara pasangan selebriti Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan publik. Setelah beredar kabar adanya desakan untuk melakukan audit keuangan terkait penggunaan dana tersebut, pihak Sarwendah akhirnya angkat bicara, menepis tudingan yang menyebut dirinya enggan bersikap transparan. Melalui kuasa hukumnya, Sarwendah menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban keuangan telah rampung dan siap untuk diperiksa.
Pablo Benua, salah satu perwakilan tim kuasa hukum Sarwendah, meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat. Ia menekankan bahwa anggapan Sarwendah tidak bersedia diaudit adalah keliru. Sebaliknya, proses audit penggunaan biaya nafkah anak sudah selesai dilaksanakan, dan hasilnya kini telah tersedia. "Terkait dengan audit keuangan, ini yang beredar agak aneh. Seakan-akan Sarwendah tidak rela untuk diaudit. Ternyata Alhamdulillah ya Sarwendah sudah audit, sudah ada hasil auditnya," ujar Pablo Benua saat ditemui awak media di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Lebih lanjut, Pablo Benua mengungkapkan kesiapan kliennya untuk menghadapi pemeriksaan lebih lanjut. Sarwendah sama sekali tidak keberatan jika pihak Ruben Onsu ingin meninjau kembali seluruh laporan pertanggungjawaban yang telah disusun. Bahkan, kesiapan Sarwendah untuk membuka data audit tidak hanya terbatas pada periode terkini, melainkan sejak awal masa pernikahan mereka pada tahun 2013. Ini menunjukkan komitmen Sarwendah untuk menunjukkan transparansi penuh dalam pengelolaan dana anak-anak.
"Bukan cuma siap, Bang, sudah. Kalau memang mau menguji hasil audit kami, silakan, kami siapkan data dan silakan diaudit. Bahkan dia siap untuk diaudit sejak awal pertama kali mereka menikah dari tahun 2013, dia siap untuk diaudit," tegas Pablo Benua, menggarisbawahi keseriusan Sarwendah dalam menghadapi isu ini. Pernyataan ini sekaligus menantang pihak yang meragukan integritas Sarwendah dalam mengelola keuangan untuk buah hati mereka.
Tim kuasa hukum juga memastikan bahwa setiap rupiah yang selama ini dikirimkan oleh Ruben Onsu sebagai nafkah anak telah dialokasikan sepenuhnya untuk membiayai kebutuhan sehari-hari serta pendidikan anak-anak. Mereka dengan tegas membantah adanya penggunaan dana tersebut untuk kepentingan pribadi Sarwendah. "Sarwendah tegaskan, tidak ada seperak pun yang dia harapkan untuk masuk ke kantong. Semua murni dengan anak," tambah Pablo Benua, menekankan bahwa fokus utama Sarwendah adalah kesejahteraan anak-anak.
Sementara itu, Chris Sam Siwu, kuasa hukum Sarwendah lainnya, memberikan penjelasan mengenai alasan mengapa rincian audit keuangan tersebut tidak dipublikasikan secara terbuka di hadapan media. Menurutnya, laporan mengenai pengeluaran keluarga merupakan ranah privat yang mengandung informasi sensitif dan rahasia. Oleh karena itu, informasi tersebut tidak semestinya disampaikan secara terbuka kepada khalayak luas, melainkan hanya kepada pihak-pihak yang berkepentingan langsung.
"Terkait dengan audit nafkah tadi itu sebenarnya sudah ada, sudah dilakukan oleh klien kami. Tetapi klien kami hanya inginnya bahwa tidak di depan media disampaikan, karena itu kan semua ada hal-hal yang sifatnya rahasia yang harus kita jaga," pungkas Chris Sam Siwu. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa meskipun Sarwendah siap untuk transparan kepada Ruben Onsu, ia tetap menjaga privasi keluarga dari konsumsi publik, terutama mengingat status mereka sebagai figur publik yang kerap menjadi sorotan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi titik terang dalam polemik nafkah anak yang tengah bergulir.






