Denada Tak Ragu Ubah Diri Demi Penampilan Prima

Celina

Celina

Denada Tak Ragu Ubah Diri Demi Penampilan Prima

Deteksinews.co.id – Penyanyi dan aktris Denada Tambunan secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak menutup pintu untuk kembali menjalani prosedur bedah estetika di masa mendatang. Bagi Denada, keputusan ini bukan semata-mata upaya menolak proses penuaan yang alami, melainkan sebuah pilihan personal tentang bagaimana seseorang ingin menjalani fase kehidupan yang tak terhindarkan tersebut. Ia berpandangan bahwa setiap individu berhak menentukan cara terbaik untuk merawat diri dan menjaga kualitas hidup seiring bertambahnya usia.

Denada menyadari betul bahwa seberapa banyak pun intervensi kosmetik yang dilakukan, proses penuaan fisik akan tetap berlangsung. Namun, ia memilih untuk menghadapi keniscayaan ini dengan tetap menjaga vitalitas, kesehatan, produktivitas, serta penampilan yang terawat. "Menua itu kan pasti, semua orang itu pasti akan menua. Tidak akan ada yang bisa, mau kita oplas seratus juta kali menua itu tetap. Tapi kita boleh pilih dong menuanya seperti apa," ungkap Denada saat ditemui di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Ia menambahkan bahwa setiap orang memiliki preferensi dan cara pandang masing-masing dalam menyikapi perubahan usia.

Denada Tak Ragu Ubah Diri Demi Penampilan Prima
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut Denada, menjaga penampilan diri melalui berbagai cara, termasuk bedah estetika, sama sekali tidak berarti seseorang menolak atau mengingkari proses bertambahnya usia. Sebaliknya, hal tersebut justru menjadi bagian dari upayanya untuk tetap menjalani berbagai aktivitas yang memberinya kebahagiaan dan kepuasan. Ia ingin terus aktif berolahraga, seperti Zumba, dan tidak berhenti berkarya serta berkreasi. "Kalau aku, pengin menua dengan tetap aktif, tetap berkarya, tetap berkreasi, tetap happy, tetap olahraga, tetap Zumba, dan tetap mempercantik diri," jelasnya. Oleh karena itu, ketika ditanya mengenai kemungkinan prosedur estetika lanjutan, Denada dengan tegas menjawab, "Jadi kalau ditanya lagi nanti akan oplas lagi atau apa, iya, tidak menutup kemungkinan."

Keputusan dan pandangan Denada ini juga sangat berkaitan dengan perspektifnya mengenai perempuan yang telah memasuki usia kepala empat. Ia merasa bahwa usia seharusnya tidak pernah menjadi alasan atau penghalang bagi seseorang untuk membatasi diri dari hal-hal yang dapat mendatangkan kebahagiaan. "Karena buat aku justru di usia buat aku ya, walaupun orang banyak yang bilang, ‘Ah, sudah umur segitu.’ Kenapa kita harus membatasi mentang-mentang sudah umur di atas kepala empat kita gak boleh melakukan sesuatu yang bisa buat kita happy misalnya gitu," ujarnya dengan nada penuh keyakinan.

Denada menegaskan bahwa ia tidak ingin membiarkan angka usia menjadi tembok yang menghalangi dirinya untuk terus mengejar impian, menjalani pilihan hidup, dan tetap produktif. Baginya, semangat untuk tetap berkreasi, berolahraga, dan memiliki cita-cita tidak mengenal batasan umur. "Jadi buat aku usia itu tidak jadi penghalang untuk kita tetap happy, tetap punya cita-cita, tetap berkarya, berkreasi, tetap aktif, tetap olahraga," pungkas Denada, memberikan inspirasi bahwa penuaan adalah sebuah perjalanan yang bisa diisi dengan kebahagiaan dan keberanian untuk menjadi diri sendiri.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar