Rahasia Sepatu Kotor Ayah Arie Untung Bikin Nangis

Celina

Celina

Rahasia Sepatu Kotor Ayah Arie Untung Bikin Nangis

deteksinews.co.id – Kabar duka menyelimuti jagat hiburan tanah air. Presenter kondang Arie Untung kini tengah merasakan kesedihan mendalam atas berpulangnya sang ayah tercinta, Untung bin Syamsuddin. Di balik gemerlap kariernya, tersembunyi sebuah kisah pilu yang menggambarkan betapa besar cinta dan pengorbanan seorang ayah. Sebuah kenangan tak terlupakan tentang sepasang sepatu kotor menjadi saksi bisu kebanggaan seorang bapak.

Momen yang paling membekas dalam ingatan Arie terjadi di sebuah pusat perbelanjaan megah. Kala itu, Arie sedang berkompetisi dalam ajang pencarian VJ baru. Tiba-tiba, ayahnya muncul, berjalan di antara keramaian dengan sepasang sepatu yang penuh lumpur dan tanah. Jarak rumah mereka yang jauh dari hiruk pikuk kota membuat sang ayah harus menempuh perjalanan berat. Dengan gagah berani, tanpa sedikit pun rasa malu, sang ayah berkeliling mal, menyapa orang-orang, dan dengan lantang menyatakan bahwa pria di atas panggung itu adalah putranya.

Rahasia Sepatu Kotor Ayah Arie Untung Bikin Nangis
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Dulu saya sempat merasa malu, ‘Pak, jangan begini, bersihkan dulu sepatunya’," kenang Arie dengan suara bergetar. Namun, kini ia memahami, di balik sepatu yang kotor itu tersimpan kebanggaan luar biasa. Keberanian sang ayah untuk naik panggung hanya demi mengungkapkan rasa bangganya adalah bukti cinta yang tak terhingga, sebuah pelajaran hidup yang kini sangat ia hargai.

Bukan sekadar kenangan, nama panggung yang telah melekat pada Arie selama puluhan tahun pun ternyata menyimpan makna mendalam. "Arie Untung" bukanlah nama asli dirinya, melainkan nama sang ayah. Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan sekaligus harapan agar setiap kebaikan yang ia torehkan di dunia hiburan dapat menjadi amal jariyah bagi orang tuanya.

Di mata Arie, ayahnya adalah figur yang selalu berusaha tampil prima di hadapan anak-anaknya. Ia ingin terlihat rapi, modis, seolah tak punya masalah. Padahal, di luar rumah, sang ayah harus berjuang mati-matian menghadapi berbagai tantangan hidup. "Bapak sampai usia 52 tahun masih bekerja keras menggunakan motor, demi memastikan kami bisa kuliah. Tapi di depan kami, ia selalu tampak rapi dan berwibawa. Kami tak pernah tahu seberat apa pertarungan hidupnya di luar sana," ungkap Arie.

Sokongan murni dari sang ayah, yang tak peduli pandangan orang lain, kini menjadi sumber inspirasi utama bagi Arie Untung dalam berkarya. Ia pun menyampaikan permohonan doa kepada seluruh kerabat dan teman-teman yang mengenal almarhum "Kukung". "Jika ada kesalahan yang pernah diperbuat, mohon diikhlaskan. Dan jika ada hal yang belum terselesaikan, keluarga siap dihubungi untuk menyelesaikannya," pungkas Arie.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar