Misi Besar Neno Warisman Jaga Tradisi Lisan

Celina

Celina

Misi Besar Neno Warisman Jaga Tradisi Lisan

Deteksinews.co.id – Kekayaan budaya Indonesia tidak hanya terletak pada benda-benda bersejarah yang tersimpan di museum, tetapi juga pada untaian kata dan kisah-kisah lisan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Mulai dari dongeng rakyat, legenda daerah, hingga kisah kepahlawanan yang heroik, semuanya merupakan identitas bangsa yang tak ternilai harganya. Namun, di tengah gempuran arus modernisasi, muncul kekhawatiran besar bahwa tradisi bercerita ini akan perlahan sirna ditelan zaman.

Menanggapi tantangan tersebut, aktor sekaligus pegiat budaya Neno Warisman mengambil langkah nyata melalui sebuah gerakan ambisius bertajuk "Gala Indonesia Bercerita". Gerakan ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sebuah misi besar untuk membangun ekosistem pelestarian budaya, penguatan literasi, serta pembentukan karakter generasi muda melalui kekuatan narasi Nusantara.

Misi Besar Neno Warisman Jaga Tradisi Lisan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Proyek mulia ini terlaksana berkat kolaborasi strategis antara Yayasan Hafidz Indonesia Centre dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Menurutnya, budaya bercerita adalah warisan budaya takbenda (intangible cultural heritage) yang sangat krusial untuk diperkenalkan kembali kepada generasi milenial dan Gen Z.

"Dari Sabang sampai Merauke, kita memiliki keragaman budaya yang luar biasa. Budaya mendongeng ini adalah kekayaan kita yang harus diintroduksi kembali kepada anak muda, mulai dari cara mereka memahami literasi hingga teknik bercerita yang mumpuni," ujar Fadli Zon saat ditemui di kawasan Bekasi.

Sebagai langkah konkret, sebuah pusat pelatihan khusus bernama Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita (PPIB) telah didirikan di Yayasan Hafidz Indonesia Centre, Bekasi. Fasilitas ini dirancang sebagai wadah pembinaan terstruktur bagi para calon pencerita masa depan. Pada tahap awal, sebanyak 42 remaja berbakat telah terpilih untuk mengikuti program intensif ini guna mengasah kemampuan mereka dalam menyampaikan kisah-kisah Nusantara.

Fadli Zon menekankan bahwa materi cerita yang diangkat sangatlah luas, mencakup kisah Panji, dunia pewayangan, legenda seperti Malin Kundang atau Cindelaras, hingga narasi kebangsaan yang dapat memperkuat rasa cinta tanah air. Menariknya, ia juga mengaitkan pentingnya dongeng dengan kesehatan otak anak. Jika pemerintah fokus pada program Makan Bergizi Gratis untuk fisik, maka dongeng adalah "asupan gizi" bagi kecerdasan intelektual dan moral. Para ahli menyebutkan bahwa mendengarkan cerita dapat meningkatkan IQ, literasi, serta kepekaan akhlak anak.

Neno Warisman selaku ketua penyelenggara, berharap gerakan ini mampu menciptakan estafet kepemimpinan dalam dunia penceritaan. Ia mengibaratkan gerakan ini sebagai penyediaan "rel" untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. "Kami ingin menciptakan banyak pencerita di berbagai daerah, sehingga nantinya mereka yang akan menyebarkan cerita ini secara mandiri," ungkap Neno.

Tak hanya itu, Gala Indonesia Bercerita juga menunjukkan sisi inklusivitasnya. Kompetisi yang digelar menyediakan jalur khusus bagi penyandang disabilitas, anak-anak berhadapan dengan hukum, hingga remaja putus sekolah. Dengan total hadiah mencapai Rp 300 juta untuk 25 pemenang, gerakan ini berkomitmen memastikan bahwa setiap suara, dari latar belakang apa pun, memiliki kesempatan untuk menjaga nyala api cerita Indonesia agar tetap abadi.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar