deteksinews.co.id – Komika kocak Mega Salsabillah baru-baru ini menjadi sorotan usai didatangi aparat kepolisian. Bukan tanpa alasan, kedatangan petugas tersebut dipicu oleh konten satir yang diunggahnya, yang mengolok-olok kasus penggeledahan rumah seorang pejabat tinggi kejaksaan. Namun, siapa sangka, pengalaman menegangkan ini bukanlah yang pertama bagi Mega.
Sebelum insiden dengan polisi terkait video parodi uang sitaan, Mega rupanya pernah berhadapan dengan petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kala itu, kontennya yang mengkritik birokrasi pengurusan dokumen di Kabupaten Tangerang memicu respons tak terduga, berujung pada kunjungan langsung dari pihak Dukcapil ke kediamannya.

Dua pengalaman serupa ini membuat Mega Salsabillah bertekad untuk lebih bijak dalam berkarya. Ia kini berencana memperketat filter kontennya, terutama yang menyangkut isu hukum yang masih dalam tahap penyelidikan. "Mungkin kalau beritanya belum ada tersangka, saya akan lebih berhati-hati. Kalau sudah ada tersangkanya, baru aman," ujarnya, memberikan isyarat tentang batas kreativitasnya.
Kedatangan polisi dari Unit Jatanras baru-baru ini sontak membuat keluarganya panik. Sanak saudara yang jauh pun turut menghubungi, khawatir Mega terlibat masalah serius. "Saudara-saudara yang jauh-jauh pada nelepon, karena yang datang itu Polisi Jatanras. Jadi pada nanya, ‘Kamu ngapain sampai didatengin Jatanras?’" kenang Mega, yang kemudian harus menjelaskan bahwa kedatangan aparat hanya untuk klarifikasi konten, bukan karena kasus pidana.
Menarik pelajaran berharga dari insiden-insiden ini, Mega berjanji akan lebih transparan dalam konten satir berikutnya. Ia berencana menambahkan keterangan jelas di setiap unggahan, memastikan penonton memahami bahwa itu hanyalah karya komedi. "Mungkin akan saya jelaskan di caption, ‘Ini konten’ begitu," pungkasnya, menandakan komitmennya untuk menghindari kesalahpahaman di masa depan.






