deteksinews.co.id – Presenter kondang Anwar BAB secara blak-blakan mengungkapkan penyesalan mendalam atas gaya hidup mewah yang sempat menjeratnya. Di puncak kariernya, ia mengaku pernah terlena menghabiskan uang ratusan juta rupiah untuk sebuah tas, jumlah yang kini disadarinya bisa menjadi investasi jauh lebih berharga.
Anwar menceritakan, saat itu dirinya begitu gandrung mengoleksi barang-barang bermerek. Lingkungan pergaulan yang dipenuhi para kolektor barang serupa turut memicu keinginannya untuk memiliki tas mewah. "Tas termahal dulu pernah saya beli, maaf ya bukan bermaksud riya, tapi harganya mencapai Rp600 juta," ujarnya saat ditemui di salah satu studio televisi di Jakarta.

Namun, kini pandangan Anwar terhadap uang telah berubah drastis. Ia menyadari bahwa dana sebesar itu, yang hanya dialokasikan untuk sebuah tas, sebetulnya bisa dimanfaatkan untuk membangun rumah atau bahkan beberapa unit kontrakan. "Dulu saya berpikir, kalau uang Rp600 juta itu saya pakai buat bikin rumah atau kontrakan, pasti lebih bermanfaat. Rasanya seperti membodohi diri sendiri, ‘Aduh, bodoh sekali Anwar’," kenangnya penuh sesal.
Kesadaran ini tidak muncul begitu saja. Teguran dari sang ibunda menjadi titik balik penting baginya. Ibunya sempat terheran-heran melihat koleksi tas mahal yang hanya tersimpan rapi dalam kotak dan jarang sekali digunakan. "Mama saya pernah bersih-bersih kamar, lalu mengomel, ‘Kamu beli tas ratusan juta, puluhan juta, sekarang tidak terpakai, cuma berdebu’," tutur Anwar menirukan ucapan ibunya.
Momen tersebut membuat Anwar berpikir ulang. Ia kemudian memutuskan untuk tidak lagi memburu barang-barang mewah dan mengubah cara pandangnya terhadap sebuah kepemilikan. Bahkan, beberapa koleksi tas mewahnya kini telah ia berikan kepada anggota keluarga dan orang-orang terdekat, karena dinilai akan lebih berguna daripada hanya sekadar menjadi pajangan. "Bagi saya pribadi, setelah berada di posisi sekarang, yang dicari bukan lagi kemewahan atau harga mahal, tapi lebih ke fungsi dan kegunaannya," pungkasnya.






