Ibunda Zaskia Mecca Berjuang di Bangsal Stroke

Celina

Celina

Ibunda Zaskia Mecca Berjuang di Bangsal Stroke

Deteksinews.co.id – Kabar duka sekaligus mengejutkan datang dari keluarga aktris kenamaan Zaskia Adya Mecca. Ibunda tercinta, Rafida, harus dilarikan ke rumah sakit setelah secara mendadak mengalami serangan stroke. Insiden ini tentu saja membawa kekhawatiran mendalam bagi Zaskia dan seluruh anggota keluarga. Kini, Rafida tengah menjalani perawatan intensif di sebuah bangsal khusus stroke, di bawah pengawasan ketat tim medis yang terus memantau setiap perkembangan kesehatannya. Zaskia Adya Mecca, didampingi suaminya, sutradara Hanung Bramantyo, baru-baru ini membagikan kondisi terkini sang ibunda yang masih dalam masa observasi krusial.

Zaskia mengungkapkan bahwa kondisi ibunya masih dalam tahap pengamatan ketat yang diperkirakan berlangsung setidaknya selama lima hari ke depan. Meskipun demikian, ada secercah harapan dengan adanya perkembangan positif yang mulai terlihat pada fisik sang ibu. "Sebenarnya belum ada kabar gimana-gimana juga karena, emang masih di bangsal stroke dan harus dilihat selama lima hari ke depan. Jadi ya, ya lagi terapi-terapi. Doain aja semoga penanganannya terbaik," ujar Zaskia Adya Mecca saat ditemui awak media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Pernyataan ini menunjukkan bahwa proses pemulihan masih panjang, namun ada optimisme yang menyertainya.

Ibunda Zaskia Mecca Berjuang di Bangsal Stroke
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Aktris berusia 39 tahun itu tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya melihat perbaikan signifikan pada kondisi ibunya. Salah satu gejala stroke yang sebelumnya menyebabkan wajah sang ibu mengalami kemiringan, kini sudah mulai pulih. Lebih menggembirakan lagi, sang ibu sudah bisa kembali berjalan, sebuah capaian penting dalam proses rehabilitasi. "Karena tadi aku lihat progresnya juga udah Alhamdulillah, udah gak miring mukanya, udah bisa jalan lagi," tuturnya dengan nada penuh haru. Hanung Bramantyo, yang setia mendampingi sang istri, turut menambahkan bahwa ibu mertuanya juga sedang menjalani serangkaian terapi fisik untuk mengembalikan kekuatan dan fungsi anggota geraknya, termasuk latihan khusus untuk kaki. "Iya, juga terapi untuk kaki naik turun," imbuh Hanung, menjelaskan detail upaya pemulihan yang sedang berjalan.

Selama berada di bangsal stroke, seluruh aspek penanganan medis, mulai dari asupan makanan hingga jadwal terapi, sepenuhnya berada di bawah pengawasan dan manajemen pihak rumah sakit. Ini memastikan bahwa ibunda Zaskia mendapatkan perawatan terbaik dan terstandar. Pihak keluarga, termasuk Zaskia dan Hanung, saat ini berfokus untuk memberikan dukungan moral dan semangat di waktu kunjungan yang telah ditentukan. "Karena masih di rumah sakit, semua masih under rumah sakit, jadi ya kita mah nengokin aja ya. Nengokin, ngasih support gitu. Karena untuk makanan dan lain-lain ya masih semua di bangsal stroke," jelas Zaskia, menegaskan peran keluarga yang kini lebih pada pendampingan emosional.

Zaskia juga menjelaskan tentang protokol ketat yang diterapkan di bangsal stroke, yang disebutnya menyerupai aturan di ruang ICU. Keluarga tidak diizinkan untuk menunggu pasien secara terus-menerus di dalam ruangan karena pasien diawasi penuh oleh tenaga medis selama 24 jam. Hal ini dilakukan demi memastikan pemantauan yang optimal dan penanganan cepat jika terjadi perubahan kondisi. "Gak boleh ditungguin, kayak ruang ICU. Jadi ada susternya 24 jam di bangsal stroke ini. Jadi kita keluarga pun cuman bisa datang dua kali di jam besuk dua jam," pungkasnya. Aturan ini, meskipun membatasi interaksi langsung, adalah bagian dari upaya maksimal tim medis untuk memastikan pemulihan optimal bagi ibunda Zaskia Adya Mecca. Doa dan dukungan dari masyarakat luas pun diharapkan dapat mempercepat proses kesembuhan Rafida.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar