Hati Ibu Sarwendah Terguncang Badai Kasus Putra

Celina

Celina

Hati Ibu Sarwendah Terguncang Badai Kasus Putra

Deteksinews.co.id – Nama Betrand Peto, putra angkat dari selebriti Sarwendah, belakangan ini menjadi sorotan publik menyusul munculnya laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS). Kasus hukum yang menyeret nama remaja tersebut sontak menciptakan gelombang perbincangan hangat di berbagai platform media. Menanggapi situasi pelik ini, pihak kuasa hukum Sarwendah memilih untuk mengambil langkah hati-hati dan menahan diri agar tidak mencampuri ranah perkara yang sedang bergulir di luar kewenangan mereka.

Pablo Benua, salah satu kuasa hukum Sarwendah, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi yang menimpa kliennya. "Saya tidak komentar, tidak mewakili Sarwendah, tetapi kita turut prihatin," ujar Pablo saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, belum lama ini. Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa meskipun tidak terlibat langsung dalam penanganan kasus Betrand, Sarwendah dan timnya merasakan dampak emosional dari pemberitaan yang ada.

Hati Ibu Sarwendah Terguncang Badai Kasus Putra
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Chris Sam Siwu, kuasa hukum Sarwendah lainnya, menjelaskan bahwa mantan istri Ruben Onsu itu kini berada dalam posisi yang sangat dilematis. Menurutnya, setiap tindakan atau pernyataan yang dikeluarkan Sarwendah ke ruang publik kerap kali disalahartikan atau dipandang keliru oleh sebagian pihak. "Prinsipnya klien kami Sarwendah serba salah ya, serba salah. Dia mau support nanti dibilang salah, dia diam juga sebagian bilang, kenapa tidak bicara," terang Chris Sam Siwu, menggambarkan betapa sulitnya situasi yang dihadapi kliennya.

Kondisi serba salah ini mendorong Sarwendah untuk mengambil keputusan berat, yaitu memilih untuk tidak banyak melontarkan pernyataan di hadapan publik. Pihaknya meyakini bahwa prinsip "diam adalah emas" menjadi pilihan terbaik demi mencegah narasi yang beredar kian dipelintir dan menimbulkan kesalahpahaman yang lebih luas. Dalam situasi seperti ini, menjaga ketenangan dan menghindari spekulasi dinilai lebih bijaksana, sembari tetap memanjatkan doa terbaik untuk penyelesaian masalah yang dihadapi.

"Kalau disuruh ngomong dibilang pura-pura, jadi klien kami dalam posisi sekarang memilih untuk diam adalah emas ya, karena lebih takutnya nanti dipelintir-pelintir lagi. Yang pasti ya doakan saja seorang ibu pasti akan selalu men-support anaknya," tambah Chris Sam Siwu, menegaskan komitmen Sarwendah sebagai seorang ibu untuk terus mendukung putranya, terlepas dari segala tantangan yang ada.

Meskipun memilih berdiam diri dari hiruk pikuk pemberitaan, beban emosional dan kesedihan mendalam tak dapat disembunyikan oleh Sarwendah. Pablo Benua sempat menyinggung perihal ramainya pemberitaan tersebut kepada kliennya. "Dia bilang, ‘Aku sebenarnya sedih, Bang.’ Itu saja jawabannya. Ya namanya perempuan, wajarlah ya, dia sedih," pungkas Pablo Benua, menggambarkan rapuhnya perasaan seorang ibu yang harus menyaksikan putranya terjerat masalah hukum, di tengah sorotan tajam dari masyarakat dan media. Situasi ini menunjukkan betapa beratnya menjadi figur publik yang harus menghadapi masalah pribadi di hadapan khalayak luas.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar