Demi Anak! Pengacara Sarwendah Bongkar Fakta Harta & Isu Eksploitasi

Celina

Celina

Demi Anak! Pengacara Sarwendah Bongkar Fakta Harta & Isu Eksploitasi

Deteksi News – Sorotan tajam terhadap kehidupan selebriti tak pernah padam, terutama saat isu-isu sensitif mulai menyeruak. Kali ini, giliran Sarwendah yang kembali menjadi perbincangan hangat. Melalui kuasa hukumnya, Chris, istri Ruben Onsu ini akhirnya angkat bicara, membongkar tabir di balik isu pembagian harta gono-gini dan dugaan eksploitasi anak yang belakangan santer terdengar. Chris memberikan klarifikasi mendalam, seolah ingin meluruskan setiap narasi yang beredar di publik.

Dalam sebuah wawancara daring eksklusif yang disiarkan kemarin, Chris dengan tegas menyatakan bahwa persoalan pembagian harta bersama yang sempat memicu spekulasi publik, sesungguhnya telah menemukan titik terang dan disepakati kedua belah pihak. "Harta A untuk Sarwendah, harta B untuk Ruben. Sebenarnya sudah clear, termasuk rumah yang ditempati yang ternyata masih dalam cicilan itu juga sebenarnya sudah menjadi hak Sarwendah," ungkap Chris, menjelaskan duduk perkara yang selama ini menjadi misteri.

Demi Anak! Pengacara Sarwendah Bongkar Fakta Harta & Isu Eksploitasi
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Chris menekankan dedikasi Sarwendah sebagai seorang ibu. Menurutnya, semua aset yang diterima Sarwendah dari kesepakatan tersebut, pada akhirnya diprioritaskan sepenuhnya untuk masa depan anak-anak. "Sarwendah berkali-kali menyampaikan bahwa semua aset yang dia dapat hanya untuk anak. Dia pastikan kepada saya semuanya untuk anak, termasuk yang paling utama adalah rumah," tutur Chris, menggambarkan komitmen Sarwendah yang tak tergoyahkan. Ia menambahkan, rumah tersebut nantinya juga akan menjadi aset berharga bagi buah hati mereka.

Menjawab kritik yang menyeruak terkait aktivitas Sarwendah yang kerap bekerja dan melakukan siaran langsung dari rumah, Chris memberikan klarifikasi yang menyentuh. Keputusan untuk menjadikan rumah sebagai pusat aktivitas justru merupakan strategi Sarwendah agar tetap dekat dengan buah hatinya. Dengan begitu, anak-anak bisa bertemu sang bunda kapan saja mereka inginkan. "Langsung di rumah itu melihat ibunya lagi kerja. Datang, senang dong anaknya juga bisa setiap hari ketemu ibunya. Ibunya juga merasa tenang di rumah itu," imbuh Chris, melukiskan suasana harmonis di mana pekerjaan dan kasih sayang keluarga bisa berjalan beriringan.

Mengenai dugaan eksploitasi anak yang muncul akibat kehadiran mereka dalam beberapa siaran langsung, Chris membantah keras tudingan tersebut. "Jangan dipelintir, seakan-akan anak itu dijadikan senjata untuk menaikkan rating. Tidak. Anak itu memang tinggal di rumah tersebut sehingga, terbuka untuk datang kapan pun," tegasnya, menepis anggapan miring yang beredar. Chris menjelaskan, definisi eksploitasi anak tidak bisa disamakan dengan kondisi yang terjadi pada Sarwendah. "Eksploitasi anak itu bukan seperti itu. Eksploitasi anak itu kalau setiap acaranya dipaksa untuk ikut," katanya, memberikan pemahaman yang lebih akurat tentang batasan-batasan dalam melibatkan anak di dunia hiburan.

Ia menambahkan, tidak ada aturan khusus yang membatasi anak-anak saat Sarwendah bekerja di rumah. Bahkan, Chris menyebut anak-anak memiliki kebebasan penuh untuk menemui ibunya kapan saja. "Anak-anak itu menurut saya bosnya di situ. Karena, setiap rumah tidak boleh ada yang namanya pengekangan terhadap anak. Dan itu juga tidak ada skrip. Anak-anak itu masuk tidak menjadi bagian dari perencanaan usaha," jelas Chris, menegaskan bahwa anak-anak bukanlah bagian dari konsep atau skenario bisnis yang dijalankan Sarwendah.

Kondisi ini, menurut Chris, justru menciptakan rasa nyaman dan kebahagiaan bagi anak-anak karena mereka dapat bertemu ibunya kapan saja mereka rindu. "Anak-anak ini kadang ada yang suka cepat tidur, ada yang suka terbangun kangen ibunya. Bisa ketemu. Kurang bahagia apa tempat itu buat anaknya? Bisa ketemu sama ibunya pada saat dia bangun tidur," ujarnya penuh haru. "Bahkan misalnya tiba-tiba bangun tengah malam untuk ketemu ibunya, tinggal naik melihat ibunya sedang mencari uang buat anak-anaknya," sambung Chris, menggambarkan betapa dekatnya ikatan ibu dan anak dalam keseharian mereka.

Di tengah badai persoalan yang menerpa, Chris juga menegaskan bahwa perhatian Sarwendah kepada anak-anaknya tidak pernah berkurang sedikit pun. "Perhatian terhadap anaknya itu sama sekali diberikan 24 jam sama klien kami," pungkas Chris, menutup wawancara dengan penekanan pada prioritas utama Sarwendah: anak-anaknya.

(fbr/wes/deteksinews.co.id)

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar