Deteksinews.co.id – Mantan personel grup vokal 7icons, Angela Tee, akhirnya memecah keheningan dan angkat bicara mengenai badai rumah tangga yang sempat menerpa pernikahannya dengan Goldwin Yustantio. Isu perceraian yang santer beredar di jagat maya, kini ia ungkapkan sebagai sebuah fase krusial yang justru membawa mereka pada titik balik tak terduga: kehadiran calon buah hati. Lebih dari itu, di tengah gejolak emosi dan cobaan, Angela juga mengakui telah mendalami ajaran spiritual, bahkan secara terbuka mulai mempelajari doa-doa dalam Islam, sebuah langkah yang membuka pintu bagi kemungkinan hidayah.
Kabar mengenai keretakan rumah tangga Angela dan Goldwin memang sempat menjadi perbincangan hangat dan menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik. Angela tidak menampik bahwa rumor tersebut bermula dari kesibukan dirinya dan suami yang membuat mereka jarang mengunggah momen kebersamaan di media sosial. Hal ini kemudian diperparah dengan pengakuannya dalam sebuah tayangan podcast, di mana ia sempat mengungkapkan kebiasaan Goldwin yang kerap melontarkan kata cerai ketika sedang dilanda emosi. "Awalnya saya sangat terkejut dan kaget membaca berita yang beredar, padahal kami belum benar-benar bercerai. Itu hanya keributan kecil yang terlontar secara spontan saat emosi memuncak. Sekarang saya jadi lebih memahami dan kapok untuk meminta cerai begitu saja saat bertengkar," ujar Angela saat dihubungi pada Kamis (24/9/2026), menjelaskan duduk perkara yang sempat membuat publik heboh.

Angela tidak menutupi bahwa hubungannya dengan Goldwin Yustantio memang sempat memanas hingga berada di ambang perpisahan. Situasi kala itu bahkan sudah sangat serius, menunjukkan bahwa niat untuk mengakhiri pernikahan bukan sekadar gertakan belaka. Ia bahkan mengaku telah memanggil kuasa hukum untuk mengurus proses perceraian. "Jujur saja, saat itu kami memang sudah berniat untuk bercerai. Saya bahkan sudah menghubungi pengacara untuk memulai prosesnya. Namun, takdir berkata lain, di tengah rencana tersebut, saya malah ketahuan hamil. Tentu saja, rencana perceraian itu langsung kami tunda," kisahnya, mengungkap momen dramatis yang mengubah segalanya.
Kini, usia kehamilan Angela telah memasuki bulan kelima, membawa harapan baru bagi kelangsungan rumah tangganya. Kehadiran sang calon buah hati ini diharapkan menjadi perekat yang kuat bagi Angela dan Goldwin untuk mengurungkan niat berpisah dan sepakat memperbaiki rumah tangga demi masa depan anak-anak mereka. "Sejak berita mengenai rumah tangga kami naik dan menjadi viral, saya melihat perubahan positif pada suami. Ia kini jauh lebih bisa menahan emosi dan menjaga ucapannya kepada saya sebagai istrinya," imbuhnya, merasakan dampak positif dari sorotan publik dan kehadiran buah hati.
Selain menghadapi rumor miring, Angela Tee juga menceritakan perjuangannya dalam membentengi rumah tangga yang ia rasakan mendapat gangguan dari ‘kuasa gelap’ atau hal-hal negatif yang tak kasat mata. Untuk mengatasi hal tersebut, ia melakukan berbagai upaya spiritual sebagai benteng pertahanan. Mulai dari memperbanyak sedekah kepada anak yatim, hingga bersikap terbuka terhadap bantuan dari para pendoa yang ia yakini dapat memberikan perlindungan.
Yang menarik, di tengah upaya spiritualnya tersebut, Angela kini juga mulai mendalami ayat-ayat doa dalam Islam sebagai bentuk perlindungan diri dan mencari ketenangan batin. Langkah ini menunjukkan keterbukaannya terhadap berbagai ajaran spiritual. Ia pun tidak menutup kemungkinan jika kelak mendapatkan hidayah untuk menjadi seorang mualaf. "Saya banyak melakukan tolak bala, seperti bersedekah kepada anak yatim, dan saya sangat welcome dengan pendoa-pendoa dari berbagai latar belakang. Sekarang saya sedang belajar ayat-ayat doa muslim, untuk pagar diri, mengusir hal-hal negatif. Kalau memang cocok dan saya mendapatkan hidayah, baru saya akan mualaf," jelasnya, menunjukkan perjalanan spiritual yang mendalam dan tulus.
Sorotan publik terhadap dinamika rumah tangganya juga mendatangkan berkah tak terduga. Angela Tee mengaku telah mendapatkan tawaran endorse untuk menjalani ibadah umrah bersama suami ke Tanah Suci. Sebuah kesempatan yang ia yakini sebagai bagian dari upaya spiritual untuk membersihkan diri dan rumah tangganya. "Semoga dengan pergi ke Tanah Suci, semua sihir-sihir atau hal-hal negatif yang mengganggu bisa hilang, dan rumah tangga kami bisa kembali menjadi lebih baik dan harmonis," pungkasnya, penuh harap akan masa depan yang lebih cerah.






