Deteksi News – Sebagai orang tua, kita selalu menginginkan yang terbaik untuk anak-anak kita, termasuk kecerdasan mereka. Seringkali kita berpikir kecerdasan itu bakat bawaan, tapi sebenarnya, kecerdasan juga bisa diasah dan dikembangkan. Salah satu cara yang efektif dan menyenangkan adalah melalui permainan, khususnya permainan yang melatih kemampuan pemecahan masalah (problem solving). Hal ini ditegaskan oleh Rr. Endah Sri Rejeki, Asisten Deputri Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, yang menyatakan bahwa bermain adalah proses penting bagi tumbuh kembang anak. Bermain tak hanya sekadar hiburan, melainkan juga sarana untuk melatih komunikasi, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan kecerdasan emosional.
Pendapat ini diperkuat oleh survei Play Well dari The Lego Group. Survei tersebut menunjukkan bahwa 98% orang tua Indonesia percaya bermain memperkuat hubungan keluarga dan meningkatkan kebahagiaan. Lebih lanjut, orang tua juga menyadari pentingnya keterampilan seperti kepercayaan diri, komunikasi, kreativitas, ketahanan, dan pemecahan masalah untuk kesuksesan anak di masa depan. Rohan Mathur, Marketing Director, India & Emerging Asia Market The Lego Group, bahkan menyebut bermain sebagai bentuk pembelajaran yang hebat dan menyenangkan, terutama di masa yang penuh tantangan.

Permainan problem solving, seperti puzzle, Lego, atau maze, sangat efektif dalam melatih kemampuan kognitif dan sosial anak. Anak akan belajar berpikir logis, sistematis, kreatif, serta meningkatkan konsentrasi dan kesabaran. Tahukah Anda, beberapa tokoh terkenal yang dikenal cerdas, seperti Jerome Polin dan Arrasya Bachtiar (putra Tasya Kamila), ternyata gemar bermain sejak kecil!
Jerome Polin, yang dikenal mahir dalam matematika, mengatakan kecintaannya pada puzzle dan Lego sejak kecil telah mengasah kemampuan pemecahan masalahnya. Begitu pula Arrasya, yang hobi mengoleksi kipas angin, mampu memahami struktur dan mekanisme kipas angin sejak usia dini, bahkan sampai bisa berhitung dengan baik. Kedua contoh ini membuktikan betapa pentingnya permainan dalam membentuk kecerdasan anak.
Untuk mendukung hal ini, Lego Group mengadakan Lego Playground dengan tema "Main dan Jadi Hebat" dari 13 Juni hingga akhir Juli 2025. Acara ini menawarkan berbagai aktivitas seru yang mengasah kreativitas dan kemampuan pemecahan masalah anak, seperti membangun ketapel, menyelesaikan rintangan, mendesain topi Lego, dan lomba estafet membangun kendaraan Lego. Jadi, mari kita dorong anak-anak kita untuk lebih banyak bermain dan mengembangkan potensi mereka! Ingat, bermain bukan sekadar hiburan, tetapi investasi untuk masa depan mereka.






