Ibu Baru Sedih? Kenali Baby Blues!

Nuraini

Nuraini

Ibu Baru Sedih? Kenali Baby Blues!

Deteksi News – Menjadi ibu adalah anugerah terindah, namun tak jarang di balik kebahagiaan itu, ada perasaan sedih, cemas, bahkan mudah tersinggung setelah melahirkan. Jangan khawatir, Nak, ini wajar dan dikenal sebagai baby blues. Ini bukan berarti Mama adalah ibu yang buruk atau tak siap. Sebagian besar ibu baru mengalaminya, biasanya beberapa minggu pertama pasca persalinan. Perubahan hormon, kelelahan, dan tekanan mental adalah penyebab utamanya.

Baby blues adalah kondisi emosional sementara. Gejalanya meliputi suasana hati yang berubah-ubah, sedih tanpa sebab, cemas berlebihan, mudah menangis, dan susah tidur walau bayi tidur. Biasanya muncul 2-3 hari setelah melahirkan dan berlangsung hingga dua minggu. Penyebabnya beragam, mulai dari perubahan hormon drastis, kelelahan, hingga stres karena perubahan besar dalam hidup. Kurangnya dukungan dari pasangan atau keluarga juga bisa memperburuk kondisi ini. Ingat, Nak, baby blues berbeda dengan depresi pascamelahiran yang lebih serius dan berlangsung lebih lama.

Ibu Baru Sedih? Kenali Baby Blues!
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Lalu, bagaimana menghadapinya? Yang terpenting, Mama tidak sendirian. Bicaralah pada pasangan, keluarga, atau teman dekat. Dukungan emosional sangat membantu. Jangan ragu meminta bantuan mengurus bayi agar Mama bisa beristirahat. Jaga kesehatan dengan makan bergizi, minum cukup air, dan tidur saat bayi tidur. Teknik relaksasi seperti pernapasan dalam atau meditasi juga bisa dicoba. Luangkan waktu untuk diri sendiri, Nak, kebahagiaan Mama berpengaruh pada kebahagiaan bayi.

Jika perasaan sedih, cemas, atau kelelahan berlangsung lebih dari dua minggu atau memburuk, segera konsultasikan dengan dokter atau psikolog. Ini bisa jadi tanda depresi pascamelahiran yang butuh penanganan khusus. Gejala seperti kehilangan minat pada bayi, merasa tidak berharga, atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri adalah sinyal serius yang tak boleh diabaikan. Meminta bantuan profesional bukan tanda kelemahan, Nak, tapi bukti Mama peduli pada diri sendiri dan keluarga. Dengan penanganan tepat, Mama akan pulih dan menikmati kebahagiaan menjadi ibu.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar