Anak Susah Diatur? Kenali Istilahnya!

Nuraini

Nuraini

Anak Susah Diatur? Kenali Istilahnya!

Deteksi News – Menjadi orang tua adalah sebuah perjalanan panjang yang penuh tantangan. Salah satu tantangan yang sering dihadapi adalah memahami perilaku anak yang terkadang sulit diprediksi. Di era modern ini, banyak istilah baru bermunculan untuk menjelaskan perilaku anak yang "menantang". Namun, penting untuk diingat bahwa perilaku ini tidak selalu menandakan masalah serius, melainkan bisa jadi bagian dari proses tumbuh kembang. Mari kita bahas beberapa istilah populer yang sering digunakan, agar kita sebagai orang tua lebih memahami si kecil.

Strong-Willed Child (Anak Berkemauan Keras): Anak dengan tipe ini dikenal keras kepala, mudah membantah, dan sulit diarahkan. Meski melelahkan, mereka punya potensi besar menjadi pemimpin yang hebat kelak, asalkan diarahkan dengan sabar dan bijak. Ciri-cirinya antara lain: sulit menyerah dan selalu ingin melakukan segala sesuatunya dengan caranya sendiri.

Anak Susah Diatur? Kenali Istilahnya!
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Threenager (Anak Usia Tiga Tahun yang Seperti Remaja): Istilah ini menggabungkan "three" (tiga) dan "teenager" (remaja). Anak usia tiga tahun yang masuk kategori ini menunjukkan sikap layaknya remaja: dramatis, emosional, dan suka menentang. Ciri-cirinya meliputi tantrum, sering mengatakan "tidak", dan keinginan untuk mandiri meskipun belum mampu.

High-Needs Baby/Child (Bayi/Anak dengan Kebutuhan Tinggi): Istilah ini ditujukan untuk anak yang tampak lebih intens dibanding anak seusianya. Mereka lebih aktif, sensitif, dan sulit ditenangkan. Anak-anak ini membutuhkan kesabaran dan konsistensi ekstra dari orang tua. Ciri-cirinya: cepat bosan, sering menangis, dan sulit tidur.

Spirited Child (Anak Bersemangat): Mirip dengan strong-willed child, namun lebih luas. Anak bersemangat memiliki energi besar, ekspresif, dan emosi yang kuat. Buku "Raising Your Spirited Child" bisa menjadi panduan yang bermanfaat bagi orang tua. Ciri-cirinya: antusias, cepat frustrasi, dan sulit beradaptasi.

Oppositional Behavior (Perilaku Menentang): Perilaku ini ditandai dengan suka melawan aturan secara sengaja. Jika sudah ekstrem dan terus-menerus, bisa masuk dalam spektrum ODD (Oppositional Defiant Disorder). Konsultasi dengan psikolog anak sangat dianjurkan jika perilaku ini sudah berlebihan. Ciri-cirinya: sering menantang, mudah marah, dan suka menyalahkan orang lain.

Terrible Twos (Masa Sulit Usia Dua Tahun): Fase ini ditandai dengan tantrum, sering mengatakan "tidak", keinginan untuk mandiri, dan frustrasi karena belum mampu mengungkapkan keinginan dengan kata-kata. Ini adalah fase umum dan normal sebagai bagian dari perkembangan kognitif dan emosional.

Memahami istilah-istilah ini membantu kita sebagai orang tua untuk lebih bijak dalam menghadapi perilaku anak. Ingatlah bahwa setiap anak unik, dan pendekatan yang tepat perlu disesuaikan dengan karakteristik masing-masing. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika Anda merasa kesulitan dalam menghadapi perilaku anak.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar