Fitri Carlina Ungkap Perjalanan Cinta Penuh Badai

Celina

Celina

Fitri Carlina Ungkap Perjalanan Cinta Penuh Badai

Deteksinews.co.id – Penyanyi dangdut Fitri Carlina baru-baru ini membuka lembaran kisah rumah tangganya yang telah menginjak usia 12 tahun bersama sang suami, Hendra Sumendap. Menjalani pernikahan jarak jauh atau long distance marriage (LDM) karena profesi Hendra sebagai pilot, Fitri mengakui bahwa biduk rumah tangga mereka penuh dengan dinamika pasang surut yang tak terduga.

"Waduh, kalau bicara soal naik turunnya, sudah seperti wahana roller coaster," ungkap Fitri saat ditemui di sebuah studio televisi di Jakarta belum lama ini. Ia menceritakan bahwa perjalanan cinta mereka bukanlah dimulai dari titik nol, melainkan dari posisi yang jauh lebih menantang. "Dulu itu, dari awal kita bersama, kita bukan mulai dari nol lagi, tapi dari minus," tambahnya, menggambarkan betapa beratnya perjuangan yang mereka hadapi sejak awal.

Fitri Carlina Ungkap Perjalanan Cinta Penuh Badai
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Fitri dan Hendra telah bersama sejak tahun 2005, jauh sebelum mereka menikah, tepatnya saat Fitri masih duduk di bangku SMA. Selama rentang waktu tersebut, berbagai ujian silih berganti menerpa. Mulai dari tantangan ekonomi yang menghimpit, masalah internal keluarga, persoalan kesehatan yang mengkhawatirkan, hingga penantian panjang akan kehadiran buah hati yang tak kunjung tiba. "Kita memutuskan untuk terus bersama, meskipun begitu banyak ujian yang menerpa. Ujian momongan juga, ujian kesehatan juga," kenang pelantun lagu "ABG Tua" ini.

Namun, setelah melalui berbagai upaya dan ikhtiar, Fitri mengaku kini telah berdamai dengan takdir. Ia dan suami memilih untuk menerima kondisi tersebut dengan lapang dada dan lebih fokus mensyukuri setiap karunia yang telah Tuhan berikan. "Kita sudah berusaha, terus sudah berikhtiar, ternyata memang belum, ya sudah berdamailah. Dan bersyukur ketika kita sudah berserah, kita sudah berdamai," jelas Fitri, menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi cobaan hidup.

Menariknya, Fitri merasakan bahwa banyak impian yang justru terwujud setelah mereka melewati berbagai ujian berat. Salah satunya adalah keinginannya untuk bisa tinggal di Jeddah, Arab Saudi. "Ya mungkin aku sama suami ada satu kekurangan, tapi ternyata Allah itu ngasihnya itu, berjuta-juta kenikmatan. Makanya aku sama suami, kita lebih fokus ke kenikmatan yang Allah kasih. Jangan apa yang Allah belum kasih," ujarnya, menekankan pentingnya bersyukur atas apa yang ada, bukan meratapi apa yang belum dimiliki.

Mengenai kemungkinan untuk mengadopsi anak, Fitri tidak menampik bahwa hal tersebut pernah menjadi pertimbangan. Namun, ia juga harus memikirkan kondisi orang tuanya yang sudah lanjut usia serta jadwalnya yang padat dengan perjalanan ke luar negeri. "Kalau aku harus mengadopsi, apalagi sekarang aku masih sering ke luar negeri. Nanti kalau dititipin ke orang tua, takutnya orang tuaku juga sudah nggak mampu jaga," paparnya, mengungkapkan dilema yang dihadapinya.

Untuk sementara waktu, Fitri memilih untuk mencurahkan kasih sayangnya kepada keluarga terdekat, khususnya para keponakan. "Jadi akhirnya ya sudah deh, kita ngurusin ponakan-ponakan," pungkas Fitri, menunjukkan bahwa kebahagiaan bisa ditemukan dalam berbagai bentuk, termasuk melalui ikatan keluarga yang erat.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar