Vonis Ringan! Bunga Zainal Nangis Kejer Cari Keadilan?

Celina

Celina

Vonis Ringan! Bunga Zainal Nangis Kejer Cari Keadilan?

Deteksi News – Bintang film dan sinetron Bunga Zainal tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai mengikuti sidang vonis terhadap dua pelaku penipuan yang merugikannya hingga Rp 6,2 miliar. AAACD dan SSFS, dua pelaku yang menipu Bunga dengan modus investasi bodong, hanya divonis 2 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Kekecewaan mendalam itu ia tumpahkan melalui akun Instagram pribadinya. Bunga bahkan sampai menyampaikan rasa frustrasinya langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. "Bapak presiden yang saya hormati bapak @prabowo @gerindra Saya ingin bertanya dengan penuh kebingungan, rasa kecewa, bahkan saya sampai bergetar badan saya, menangis membaca hasil putusan yang saya terima dari @pn.jakartabarat Apakah hukuman di negara kita sesimple ini pak?," tulis Bunga dengan nada pilu.

 Vonis Ringan! Bunga Zainal Nangis Kejer Cari Keadilan?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Istri Sukhdev Singh ini mempertanyakan dasar "kemanusiaan" yang menjadi alasan keringanan vonis. Menurutnya, alasan pelaku memiliki anak dan orang tua yang harus dirawat tidak sebanding dengan kerugian besar yang dialaminya. "Apakah mungkin dengan dasar ‘kemanusiaan’ dan alasan lain seperti memiliki seorang anak dan orang tua yang harus dirawat lalu putusan vonis tindak penipuan yang saya alami hanya jatuh di 2 tahun? Apakah sesimple itu hukum di negara kita?," ungkapnya.

Bunga juga menyoroti hilangnya efek jera bagi pelaku penipuan. Ia merasa vonis ringan ini tidak akan membuat pelaku kapok. "Dengan jumlah kerugian yang saya alami belum tentu dapat tergantikan hanya dalam waktu 2 tahun! Dimana efek jera yang didapat oleh para pelaku Tindak pidana???," bebernya.

"Mereka keluar dari penjara hanya tersenyum manis karena hukuman yang mereka dapatkan hanya sedikit ! apakah mereka ‘JERA’ ??? TENTU TIDAK !!!!!," lanjutnya dengan nada geram.

Ibu dua anak ini merasa perspektif korban sering kali terabaikan dalam proses hukum. Ia berharap keadilan masih berpihak padanya dan para korban penipuan lainnya. "Apakah ini adil untuk kami para korban? apakah hanya melihat dari sisi kemanusiaan dari Terdakwa tanpa melihat dari sisi kami sebagai korban?," tanya Bunga.

"Materi, mental, waktu, tenaga, pikiran kami sudah habis habisan tapi tidak dilihat. Semoga keadilan masih ada dan saya akan berjuang buat itu! saya berharap tidak ada lagi hastag #noviralnojustice," pungkasnya.

Kasus ini bermula dari laporan Bunga Zainal pada Agustus 2024 lalu. Ia melaporkan dua orang, AAACD dan SSFS, atas dugaan penipuan investasi bodong yang merugikannya hingga Rp 6,2 miliar. Informasi ini dikutip dari deteksinews.co.id, Selasa (15/7/2025).

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar