deteksinews.co.id – Universitas Mercu Buana Jakarta mendadak riuh saat pembukaan tahun ajaran baru 2026/2027. Sosok pedangdut ternama Dewi Perssik hadir mengejutkan ribuan mahasiswa baru dengan penampilan panggungnya yang memukau. Pemilik nama asli Dewi Murya Agung ini sukses mengguncang suasana dengan melantunkan empat tembang populer seperti Indah pada Waktunya Mimpi Manis Keong Racun hingga No Comment. Spontan lautan mahasiswa baru larut dalam euforia ikut bernyanyi dan bergoyang bersama.
Kehadiran Dewi Perssik atau akrab disapa Depe ternyata tak hanya sebagai penampil utama. Ia juga berstatus mahasiswi aktif semester dua program studi Psikologi di kampus tersebut. Di sela aksinya Depe sempat membagikan nasihat penting kepada para juniornya. Ia mengingatkan agar masa perkuliahan tidak hanya fokus mengejar nilai akademik semata namun juga memperbanyak koneksi dan mengasah kemampuan diri.

"Jangan hanya mengejar IPK. Selama kuliah perluas jejaring dan asah kompetensi diri" tegasnya dalam keterangan resmi Minggu 13 September 2026.
Depe kemudian menjelaskan bahwa keputusannya untuk kembali mengenyam pendidikan tinggi memberikan pengaruh baik dalam perjalanan hidupnya. Berbagai pengalaman hidup termasuk tantangan pandemi COVID-19 serta dinamika perkuliahan diakuinya telah menempa mentalnya menjadi lebih tangguh dan mandiri.
"Secara langsung saya merasa menjadi pribadi yang lebih dewasa kuat dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari" tuturnya.
Selain itu Depe merasakan betul keuntungan mendalami ilmu psikologi tidak hanya dari materi kuliah tetapi juga dari insight berharga yang dibagikan para pengajar. "Pengalaman dari para dosen memberikan pengetahuan tentang sebuah usaha" imbuhnya.
Kehadiran Dewi Perssik sebagai mahasiswi sekaligus pengisi acara mendapat sambutan positif dari civitas akademika. Dekan Fakultas Psikologi UMB Laila Meiliyandrie Indah Wardhani menilai dedikasi belajar sang presenter Pagi Pagi Ambyar itu sangat menginspirasi.
"Depe di UMB bukan hanya belajar psikologi ia berusaha menghidupkan psikologi dalam kesehariannya. Semangatnya untuk memahami psikologi diniatkan untuk mempererat ikatan dengan sang putra. Hal ini menunjukkan bahwa belajar dapat menjadi bagian dari perjalanan untuk menjadi sosok orang tua yang lebih baik" pungkasnya.






