Deteksinews.co.id – Di tengah badai konflik hukum yang tengah menjerat dirinya, selebgram Wardatina Mawa kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena persoalan hukum yang sedang berjalan di kepolisian, melainkan karena momen pertemuan tak terduga dengan mantan suaminya, Insanul Fahmi. Pertemuan yang sempat memicu tanda tanya netizen ini terjadi dalam sebuah acara yang sangat emosional, yakni perayaan ulang tahun putra mereka.
Wardatina Mawa secara terbuka menjelaskan alasan di balik pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bersama sang mantan suami semata-mata dilakukan demi kepentingan sang buah hati. Perayaan ulang tahun kali ini dirancang dengan konsep yang sangat menyentuh, di mana sang anak merayakan pertambahan usianya dengan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim.

"Perasaannya ya alhamdulillah, bersyukur saja. Alhamdulillah jauh lebih tenang. Kemarin ketemu juga karena ada konteks untuk membahagiakan anak. Memang anak lagi spesial ulang tahunnya, dia berbagi dengan sahabat-sahabat yatim dan kebetulan dia (Fahmi) juga datang," ungkap Mawa saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/10/2026).
Meski hubungan rumah tangga mereka telah resmi berakhir dengan berbagai dinamika yang pelik, Mawa menunjukkan kedewasaan yang luar biasa. Ia berpendapat bahwa ego orang dewasa tidak boleh menjadi penghalang bagi kebahagiaan seorang anak. Baginya, konflik yang terjadi antara dirinya dan Insanul Fahmi adalah urusan pribadi yang harus dipisahkan sepenuhnya dari kehidupan sang putra.
Mawa menekankan bahwa meskipun struktur keluarga mereka telah berubah, hak anak untuk mendapatkan kasih sayang yang utuh dari kedua orang tuanya tidak boleh terenggut. Ia ingin memastikan bahwa sang anak tetap memiliki "rumah" yang hangat secara emosional, meskipun secara administratif orang tuanya sudah tidak lagi bersama.
"Sebenarnya kalau seperti itu bukan permasalahan untuk menunjukkan ego. Cuma kan ini konteksnya konflik orang dewasa yang tidak harus dicampurkan dengan anak. Anak itu tetap seharusnya bahagia. Rumah tangga mungkin sudah selesai, tapi rumahnya anak tetap masih utuh dengan kebahagiaan orang tuanya juga," tegasnya dengan nada bicara yang tenang namun penuh keyakinan.
Lebih lanjut, Mawa juga menepis isu bahwa dirinya mencoba menjauhkan sang anak dari sosok ayahnya. Ia justru berkomitmen untuk tidak menanamkan benih kebencian sedikit pun di hati sang putra terhadap Insanul Fahmi. Sebaliknya, Mawa berupaya memberikan pemahaman yang positif agar hubungan batin antara ayah dan anak tetap terjaga dengan kuat.
"Aku tidak membuat anakku terbatasi dengan orang tuanya, termasuk dengan ayahnya. Aku tidak menanamkan rasa kebencian kepada anak. Aku tetap menanamkan rasa kasih sayang yang utuh untuk seorang ayah dan anaknya," pungkas Mawa menutup pembicaraan. Sikap bijak ini pun menuai banyak apresiasi dari para pengikutnya di media sosial yang berharap agar konflik hukum yang sedang dihadapi tidak merusak masa depan sang anak.






