Deteksi News – Pasangan selebriti Javier Justin dan Tiffany Orie kini tengah disibukkan dengan peran orang tua yang penuh dedikasi untuk putra tercinta mereka, Shannuel, yang didiagnosis dengan cerebral palsy. Perjalanan mereka memang tidak mudah, namun justru di situlah mereka menemukan banyak pelajaran berharga, rasa syukur yang mendalam, dan semangat yang tak pernah padam.
Bagi Javier, kehadiran Shannuel bukan hanya sekadar anugerah, melainkan juga rezeki yang datang dalam berbagai bentuk tak terduga. "Setiap anak pasti membawa rezekinya masing-masing. Tapi Shen ini istimewa. Begitu banyak orang yang menyayanginya, mendoakannya. Itu adalah rezeki yang luar biasa bagi kami," ungkap Javier saat ditemui di sebuah studio di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Hal yang membuat Javier dan Tiffany semakin terharu adalah ketika mereka dikenal bukan lagi sebagai artis, melainkan sebagai orang tua dari Shannuel. "Kadang saat kami jalan-jalan di mal, orang-orang bukan menyapa aku atau Tiffany, tapi memanggil ‘Papa Shen’, ‘Mama Shen’. Rasanya sangat bahagia dikenal dari sisi itu," cerita Javier dengan senyum lebar.
Tiffany menambahkan bahwa rutinitas sehari-hari mereka kini berpusat pada membantu Shannuel menjalani latihan fisik. Shannuel saat ini tengah rajin menjalani terapi, salah satunya untuk belajar berjalan. "Setiap hari kami terus berkomunikasi dengannya. Melatih tangan, kaki, dan membantunya berjalan sudah menjadi rutinitas kami. Alat-alat terapi juga kami tempatkan di kamar agar mudah digunakan kapan saja," jelas Tiffany.
"Di lantai satu ada, di lantai dua juga ada. Jadi di mana pun dia bermain, dia tetap bisa berlatih," timpal Javier.
Pasangan ini merasa terharu dengan banyaknya doa dan dukungan yang mereka terima dari orang-orang di luar sana, bahkan dari mereka yang belum pernah bertemu langsung dengan Shannuel. "Banyak yang berasal dari luar kota, bahkan luar negeri. Mereka belum pernah bertemu Shen, tapi mereka mendoakannya. Itu sangat berarti bagi kami," kata Javier.
Tentu saja, Javier dan Tiffany memiliki harapan besar untuk masa depan putra mereka. Namun, mereka juga menyadari bahwa segala sesuatu membutuhkan proses dan waktu. "Doa kami tentu saja agar Shen bisa sembuh total. Tapi kami percaya bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya. Kami tidak memaksa Shen untuk cepat begini atau begitu, kami menikmati setiap momen bersamanya," tutup mereka dengan penuh kasih.






