Drama Berat Baby Margaretha Putuskan Berhijab

Celina

Celina

Drama Berat Baby Margaretha Putuskan Berhijab

deteksinews.co.id – Aktris Baby Margaretha kini tampil dengan balutan hijab yang anggun. Namun, di balik penampilannya yang kini lebih religius, tersimpan kisah penuh drama dan pergulatan batin yang tak mudah. Keputusan besar untuk menutup aurat ini muncul setelah ia menikah dengan Aris, sang suami yang menjadi pendorong utama perubahan spiritualnya.

Baby Margaretha tak menampik bahwa proses menuju berhijab bukanlah jalan yang mulus. Ia mengaku sempat merasa belum siap, mengingat kebiasaannya di masa lalu yang terbiasa tampil bebas dalam berbusana. "Banyak sekali tantangannya. Dulu, saat menikah dengan almarhum suami bule, saya terbiasa memakai pakaian apa pun tanpa batasan," ungkap Baby dalam sebuah wawancara.

Drama Berat Baby Margaretha Putuskan Berhijab
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Keinginan sang suami agar ia berhijab sontak mengejutkannya. Bahkan, Baby sempat menolak keras permintaan tersebut. "Tiba-tiba harus berhijab itu rasanya kaget. Saya sempat menolak. Namun, seiring waktu berjalan, saya mulai merenung dan menyadari bahwa ini adalah jalan terbaik, sebuah kewajiban bagi setiap muslimah," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya telah mengenakan hijab selama sekitar satu tahun. Keputusan ini tak lepas dari dorongan kuat Aris, suaminya, yang memang sangat menginginkannya berhijab. "Awalnya saya memang menolak. Bahkan, hubungan kami sempat merenggang karena penolakan saya," kenang Baby.

Saat itu, Baby merasa bekal ilmu agamanya masih minim dan belum sempurna. Ia tak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan sepenting itu. "Saya merasa perlu banyak belajar. Kok rasanya terburu-buru sekali, begitu pikir saya. Tapi, karena sudah menikah, saya harus patuh pada suami. Akhirnya saya memutuskan untuk berhijab," jelasnya.

Situasi memanas ketika sang suami melontarkan ultimatum. "Dia bilang, ‘Kalau kamu tidak mau berhijab, hubungan kita selesai.’ Saya yang memang berpendirian kuat sempat membalas, ‘Oh ya sudah terserah!’" ceritanya.

Setelah insiden tersebut, Baby menghabiskan beberapa minggu dalam perenungan mendalam. Ia mulai mempertanyakan apakah penolakannya terhadap keinginan suami, yang sejatinya adalah kebaikan, merupakan langkah yang tepat. "Selama beberapa minggu itu, saya terus berpikir, ‘Apakah ini benar yang saya lakukan? Benarkah saya menolak keinginan suami padahal itu baik untuk saya?’"

Perasaan marah, sedih, dan kesal bercampur aduk dalam dirinya. Namun, ia kembali pada kesadaran bahwa sebagai seorang istri, ia memiliki komitmen untuk patuh pada suami, apalagi jika sang suami membimbingnya menuju kebaikan. Akhirnya, Baby Margaretha mantap memilih untuk menutup aurat, menjalankan kewajiban sebagai muslimah sekaligus menaati suaminya.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar