deteksinews.co.id – Selebgram kontroversial Karin Novilda yang dikenal luas sebagai Awkarin, baru-baru ini membuat langkah mengejutkan. Ia menyerahkan sejumlah dana yang sempat ia kantongi dari Hanania Travel kepada penyidik Polda Metro Jaya. Tindakan ini terkait erat dengan kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang tengah membelit PT Khazanah Tama Internasional atau Hanania Group.
Kuasa hukum Awkarin, Artahsasta Prasetyo Santoso, membeberkan bahwa kliennya menunjukkan itikad baik dengan menyerahkan dana tersebut agar dapat disita sebagai alat bukti penting dalam penyelidikan. Penyerahan uang saku itu dilakukan saat Awkarin menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus yang menyita perhatian publik tersebut.

Artahsasta menegaskan bahwa kliennya memang menerima uang saku dari pihak travel. Namun, pada kesempatan pemeriksaan terbaru, Awkarin tanpa ragu mengembalikan seluruh dana tersebut kepada penyidik untuk kepentingan penyitaan.
Lebih lanjut, Artahsasta menjelaskan bahwa proses pemeriksaan Awkarin sendiri diklaim hanya berkutat pada detail kerja sama antara dirinya dengan Hanania Tour, tanpa menyentuh aspek lain di luar konteks tersebut. "Hanya sebatas itu pemeriksaannya. Tidak ada pertanyaan yang melebar ke mana-mana. Murni mengenai hubungan antara Ibu Karin dengan Hanania Group," ungkapnya.
Meski demikian, Artahsasta memilih bungkam soal besaran angka yang diterima kliennya. Ia menyarankan awak media untuk langsung mengonfirmasi detail nominal kepada pihak penyidik. Menurutnya, jumlah uang saku yang diterima oleh para influencer yang terlibat dalam kasus ini bervariasi, sehingga informasi akurat sebaiknya didapatkan langsung dari pihak berwenang.






