deteksinews.co.id – Selebgram kenamaan Awkarin atau Karin Novilda akhirnya buka suara terkait dugaan penipuan ribuan calon jemaah umrah oleh Hanania Travel. Ia menyampaikan rasa prihatin mendalam usai diperiksa sebagai saksi di Polda Metro Jaya kemarin. Awkarin mengutarakan rasa duka cita atas kerugian yang dialami para korban, menegaskan bahwa mereka berhak atas keadilan dan pemulihan hak-haknya melalui jalur hukum yang sedang berjalan.
Perempuan berusia 28 tahun itu menjelaskan kehadirannya di hadapan penyidik bukan sekadar untuk memberikan klarifikasi mengenai kerja sama yang pernah terjalin dengan Hanania Travel pada tahun 2022. Lebih dari itu, ia hadir sebagai bentuk dukungan penuh terhadap proses hukum yang tengah berlangsung. Awkarin berharap dapat bekerja sama dengan aparat kepolisian agar para jemaah yang dirugikan bisa mendapatkan jawaban serta keadilan yang semestinya mereka peroleh.

Awkarin juga menegaskan ketidaktahuannya perihal sumber dana yang digunakan oleh Hanania Travel saat mereka berkolaborasi. Menurutnya, pihak penyidiklah yang memiliki wewenang penuh untuk menelusuri aliran dana tersebut. Ia mengaku sangat terkejut dan prihatin setelah mengetahui banyaknya calon jemaah yang batal berangkat ke Tanah Suci akibat persoalan ini. "Jika kalian belum tahu, ada sekitar seribuan jemaah yang gagal berangkat di periode 2024," ungkapnya.
Sementara itu, Artahsasta Prasetyo Santoso selaku kuasa hukum Awkarin, menaruh harapan besar agar kasus ini dapat diusut secara menyeluruh. Tujuannya agar kerugian yang diderita para korban dapat dipulihkan, terutama jika nantinya terbukti adanya tindak pidana dalam laporan kepolisian ini.






