Deteksinews.co.id – Dunia hiburan tanah air sering kali diwarnai dengan kabar mengenai daftar permintaan khusus atau riders yang fantastis dari para bintang papan atas. Mulai dari permintaan hotel berbintang hingga menu makanan mewah yang spesifik, hal tersebut seolah menjadi standar bagi para pesohor untuk menunjukkan kelas mereka. Namun, pemandangan berbeda justru ditunjukkan oleh aktris senior berbakat, Desy Ratnasari.
Aktris kelahiran Sukabumi ini secara mengejutkan mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki tuntutan yang merepotkan pihak rumah produksi saat bekerja di lokasi syuting. Meski telah menyandang status sebagai senior di industri perfilman dan sinetron, Desy tetap menjaga sikap rendah hati dan profesionalisme yang tinggi tanpa harus membebani tim produksi.

Saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Desy menjelaskan bahwa prinsip utamanya dalam bekerja adalah kesederhanaan. Baginya, fasilitas dasar yang menunjang keamanan dan kenyamanan sudah sangat mencukupi. Ia tidak pernah merasa keberatan jika harus berbagi ruang dengan kru lainnya dalam urusan transportasi.
"Kalau saya riders-nya aman, yang penting diantar jemput dan ada mobilnya. Mau bareng sama kru juga tidak masalah bagi saya. Yang paling penting adalah mobilnya aman dan nyaman untuk digunakan," ungkap Desy Ratnasari dengan lugas.
Tak hanya soal transportasi, urusan perut pun menjadi hal yang sangat sederhana bagi pelantun lagu "Tenda Biru" ini. Desy menegaskan bahwa ia tidak pernah menuntut menu katering khusus atau hidangan mewah yang berbeda dari anggota tim lainnya. Ia lebih memilih untuk menyantap sajian yang sama dengan seluruh kru di lokasi syuting demi menjaga rasa kebersamaan.
"Makan sama-sama, sehari tiga kali. Siapa yang dikasih makan, kita juga makan hal yang sama. Kalau memang saya butuh makanan yang spesifik, biasanya saya lebih memilih untuk membawanya sendiri dari rumah," tambahnya.
Menariknya, Desy memiliki strategi khusus agar tidak merepotkan orang lain saat berada di lapangan. Ia sering mengibaratkan aktivitas syuting seperti sedang pergi berperang. Untuk mengantisipasi segala kebutuhan, ia selalu menyiapkan "alat perang" atau perlengkapan pribadi secara mandiri dalam jumlah yang lengkap.
Kebiasaan mandiri ini ternyata bukan sesuatu yang baru ia lakukan. Desy mengaku telah menerapkan pola kerja seperti ini sejak masa kejayaannya di era 1990-an, saat namanya tengah berada di puncak popularitas. Dengan membawa perlengkapan sendiri, ia merasa tidak perlu merepotkan orang lain dengan permintaan-permintaan kecil yang bisa mengganggu alur kerja tim.
"Dari dulu juga, alhamdulillah, saat Allah memberikan waktu di mana saya cukup populer, saya sudah terbiasa membawa semuanya sendiri. Saya sering membawa banyak perlengkapan, bahkan sampai membawa peti sendiri agar semua kebutuhan terpenuhi," pungkasnya.
Sikap profesional dan kesederhanaan yang ditunjukkan oleh Desy Ratnasari ini menjadi teladan menarik di tengah industri hiburan yang semakin kompetitif, membuktikan bahwa kualitas kerja tidak selalu ditentukan oleh kemewahan fasilitas, melainkan oleh kemandirian dan rasa hormat terhadap rekan kerja.






