deteksinews.co.id – Aktor ternama Eza Gionino akhirnya buka suara terkait kasus dugaan kekerasan yang menyeret namanya. Ia baru-baru ini memenuhi panggilan pihak kepolisian di Polres Metro Depok, menjalani pemeriksaan perdana atas laporan yang dilayangkan oleh sesama pesinetron, Elryan Carlen. Kedatangan Eza didampingi tim kuasa hukumnya, menandai babak baru dalam drama persahabatan yang kini terancam retak.
Raka Danira, kuasa hukum Eza Gionino, menegaskan bahwa kliennya bersikap sangat kooperatif. Eza dengan lugas menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan penyidik. "Kami hadir memenuhi undangan dan telah menjawab sekitar tujuh belas pertanyaan," ujar Raka Danira di Polres Metro Depok, Selasa lalu.

Di tengah pusaran masalah hukum ini, Eza Gionino secara terbuka mengakui jalinan pertemanan yang sangat erat dengan Elryan Carlen. Ia mengungkapkan bahwa hubungan mereka telah terjalin selama sebelas tahun, sebuah ikatan yang membuat Elryan sudah dianggap tak ubahnya anggota keluarga sendiri. "Bayangkan saja sudah sebelas tahun, saya juga sudah menganggap dia seperti keluarga, begitu pula sebaliknya," tutur Eza Gionino dengan nada prihatin.
Meskipun sempat tersiar kabar bahwa pihak pelapor enggan menempuh jalur damai, Eza Gionino tetap berpegang teguh pada harapan rekonsiliasi. Ia memastikan tidak menginginkan adanya konflik berlarut-larut dengan sahabat lamanya tersebut. "Tentu saja, semua pasti menginginkan yang terbaik dan berakhir damai," ucap Eza Gionino singkat.
Kedekatan mereka bukan hanya sebatas pertemanan antar-aktor. Eza, yang kini berusia 36 tahun, menjelaskan bahwa eratnya tali silaturahmi ini juga mencakup lingkaran keluarga masing-masing. Istri Eza, Meiza Aulia Coritha, juga menjalin hubungan akrab dengan Elryan dan pasangannya. "Saya dan El sudah bersahabat sebelas tahun. Itu berarti istri saya, Eca, juga memiliki hubungan baik dengan El dan istrinya. Mereka saling mengenal, bahkan sering berkunjung ke rumah," pungkas Eza, menggambarkan kedalaman persahabatan mereka.
Saat ini, pihak Eza Gionino memilih untuk menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang masih terus bergulir di Polres Metro Depok. Harapan besar tersemat agar ada jalan keluar terbaik demi mempertahankan ikatan persahabatan yang telah lama terbangun, menghindari perpecahan abadi antara dua sahabat karib.






