Luna Maya Ungkap Pelajaran Hidup Tak Terduga

Celina

Celina

Luna Maya Ungkap Pelajaran Hidup Tak Terduga

deteksinews.co.id – Artis papan atas Luna Maya baru-baru ini membagikan sebuah pencerahan hidup yang ia dapatkan dari sosok sang bunda, Desa Maya Waltraud Maiyer. Bagi Luna, ibunya adalah cerminan pribadi yang jujur apa adanya, sebuah karakter langka yang tak ambil pusing dengan penilaian orang lain. "Menurut saya, ibu itu apa adanya. Dia autentik, tidak peduli apa kata orang, dan selalu menjadi dirinya sendiri. Itu pelajaran besar yang saya dapatkan darinya," ujar Luna Maya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Wanita berusia 43 tahun ini mengakui bahwa di masa remajanya, ia sempat merasa risih dan bahkan malu dengan gaya santai ibunya. Seperti kebanyakan anak muda, Luna kecil seringkali merasa canggung dengan tingkah laku orang tua yang dianggap "aneh". "Dulu waktu masih ABG, saya sering berpikir, ‘Duh, Ibu kok gini banget, sih? Malu-maluin banget,’ gitu kan. Namanya juga remaja, pasti ada fase malu sama orang tua," kenangnya.

Luna Maya Ungkap Pelajaran Hidup Tak Terduga
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, seiring bertambahnya usia dan kematangan, perspektif Luna bergeser drastis. Ia kini memandang keautentikan sang ibu sebagai sebuah kekuatan dan inspirasi. "Tapi setelah dewasa, saya menyadari bahwa orang tua kita yang bisa menjadi dirinya sendiri itu, menurut saya, keren sekali," lanjut Luna dengan nada kagum.

Dari sang bunda, Luna akhirnya mengerti pentingnya menjadi diri sendiri tanpa harus terjebak dalam tuntutan atau ekspektasi orang lain. Ia belajar untuk tidak memaksakan diri demi memenuhi standar yang dibuat oleh pihak lain. "Itu yang membuat saya belajar bahwa menjadi diri sendiri, bersikap otentik, dan tidak terlalu terpengaruh oleh orang lain itu penting. Tentu terpengaruh untuk hal-hal yang baik, ya. Tapi kalau hanya untuk memenuhi standar dan kepentingan orang lain, hanya untuk menyenangkan semua orang, ya tidak. Kita punya hidup masing-masing," tegasnya.

Kekasih Maxime Bouttier ini menambahkan, upaya terus-menerus untuk menyenangkan orang lain justru akan menguras energi dan pikiran. "Kenapa kita harus selalu berpikir, ‘Oh, aku harus menyenangkan ini, aku harus menyenangkan itu’?" tanyanya retoris. "Capek, kan? Kita harus menyenangkan diri sendiri dulu," pungkas Luna Maya, menekankan pentingnya prioritas kebahagiaan personal.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar