Annisa Trihapsari Ungkap Perjuangan Hidup Rafi

Celina

Celina

Annisa Trihapsari Ungkap Perjuangan Hidup Rafi

deteksinews.co.id – Suasana haru menyelimuti Annisa Trihapsari saat melepas putra sulungnya Rafi Pangestu menuju gerbang pernikahan bersama Nabila. Momen sakral ini tak pelak membangkitkan kembali kenangan Annisa akan masa-masa sulit yang ia lalui bersama Rafi, terutama ketika ia harus berjuang sebagai orang tua tunggal.

Dalam sebuah kesempatan, Annisa menceritakan kembali periode krusial dalam hidupnya. Setelah berpisah dari Adjie Pangestu dan sebelum membina rumah tangga dengan Sultan Djorghi, ada rentang waktu tujuh tahun di mana ia hanya hidup berdua dengan Rafi. "Saat itu, saya dan Rafi benar-benar hanya mengandalkan satu sama lain. Setiap lima menit ia selalu menelepon saya," kenang Annisa dengan mata berkaca-kaca, menggambarkan betapa eratnya ikatan mereka. Ia menegaskan, keberhasilan Rafi menyelesaikan pendidikan tinggi hingga meraih gelar sarjana adalah berkat karunia Tuhan.

Annisa Trihapsari Ungkap Perjuangan Hidup Rafi
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menjelang pernikahan sang putra, Annisa tak lupa memberikan wejangan berharga. Ia berpesan agar Rafi menjadi seorang imam yang baik, membimbing Nabila menjadi istri salihah, serta mengambil teladan positif dari dirinya, ayah kandungnya, dan juga ayah sambungnya. Annisa merasa bangga karena Rafi, yang tumbuh dalam keluarga dengan orang tua berpisah sejak kecil, tidak pernah menunjukkan keluhan sedikit pun, bahkan tetap menyayangi Adjie Pangestu dengan tulus.

Pesinetron berusia 50 tahun ini juga mengungkapkan betapa Rafi sangat memikirkan segala detail persiapan pernikahannya, termasuk melibatkan Adjie Pangestu. Annisa mengakui sempat dilanda kekhawatiran menjelang hari bahagia putranya. Pengalaman pribadinya dengan rumah tangga yang tidak bertahan lama membuatnya takut Rafi akan menangkap hal-hal negatif dari masa lalunya.

"Rafi adalah pribadi yang sangat lembut sebagai seorang pria. Saya tidak ingin ia kehilangan ketegasan sebagai seorang imam," ujarnya. Namun, Annisa menyerahkan segalanya kepada Tuhan. Ia bahkan menunaikan ibadah umrah seorang diri, memohon agar Nabila adalah jodoh terbaik bagi Rafi. "Sebagai seorang ibu, selama Rafi yakin dan bahagia dengan Nabila, saya hanya bisa mengantar dan mendoakan," pungkas Annisa. Melihat seluruh persiapan pernikahan Rafi dan Nabila berjalan lancar, Annisa kini merasa lega dan turut berbahagia.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar