deteksinews.co.id – Drama hukum yang melibatkan aktor Eza Gionino dipastikan berlanjut di kepolisian. Pihak pelapor, Elryan Carlen, dengan tegas menolak segala upaya perdamaian atau mediasi kekeluargaan, memastikan kasus dugaan kekerasan ini harus tuntas di meja hijau.
Keputusan Elryan bukan tanpa alasan. Ia mengaku menderita kerugian fisik dan mental yang cukup mendalam akibat insiden tersebut. Meskipun Eza sempat menyampaikan permintaan maaf beberapa jam pascakejadian, hal itu tak sedikit pun menggoyahkan tekad Elryan untuk menempuh jalur hukum.

Elryan berharap proses hukum ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi Eza. "Saya melaporkan ini agar dia jera, ada efek hukum yang membuat dia tidak sembarangan lagi di kemudian hari," ujar Elryan Carlen di Polres Metro Depok baru-baru ini.
Lebih lanjut, Elryan mengungkap fakta mengejutkan. Permintaan maaf Eza ternyata tak disertai ajakan damai. Bahkan, Eza disebut sempat menantang Elryan untuk melaporkannya. "Dia bilang, ‘Kalau kamu mau laporin saya, ya tidak apa-apa’," kata Elryan menirukan ucapan Eza.
Insiden tersebut meninggalkan luka mendalam bagi Elryan. Ia mengaku mengalami trauma berat, terutama setelah dituduh, dipukul, dan diancam. Demi ketenangan batin, Elryan memutuskan untuk menghentikan segala komunikasi dengan Eza, yang sebelumnya ia anggap sebagai sahabat karib.
Kekecewaan Elryan memuncak. Baginya, laporan polisi ini bukan semata balas dendam, melainkan upaya mencegah kejadian serupa menimpa orang lain. "Saya cukup tahu. Semoga setelah ini, dia tidak lagi sembarangan, bukan hanya kepada saya, tapi juga kepada teman-teman lain," pungkasnya.






