Dinar Candy: Dari DJ Seksi Kini Juragan Tongkang Miliaran!

Celina

Celina

Dinar Candy: Dari DJ Seksi Kini Juragan Tongkang Miliaran!

Deteksi News – Nama Dinar Candy selama ini lekat dengan gemerlap dunia hiburan malam, panggung DJ, dan gaya hidup glamor yang kerap menjadi sorotan. Namun, di balik persona publiknya, perempuan berusia 32 tahun ini ternyata menyimpan ambisi bisnis yang jauh dari sorotan lampu disko. Ditemui di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Dinar blak-blakan soal target besarnya tahun ini: menguasai lautan dengan armada kapal tongkang! Sebuah transformasi mengejutkan dari seorang selebriti yang kini serius berlayar di dunia bisnis pelayaran.

"Pengin maksud tuh kapalnya gak satu, pengin banyak, kayak gitu," ujar Dinar Candy dengan semangat membara, Minggu (21/6/2026), mengungkapkan mimpinya. Impiannya bukan sekadar angan-angan belaka. Demi mewujudkan target fantastis ini, Dinar mengaku kini lebih "puasa" belanja barang-barang mewah. Tas-tas branded, sepatu mahal, dan gaya hidup hedonis yang dulu akrab dengannya, kini sementara dikesampingkan. Uang hasil jerih payahnya sepenuhnya dialokasikan untuk mengembangkan bisnis pelayarannya. Sebuah pengorbanan yang tak main-main, menunjukkan dedikasi seorang Dinar Candy untuk masa depan bisnisnya.

Dinar Candy: Dari DJ Seksi Kini Juragan Tongkang Miliaran!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Saat ini, Dinar baru memiliki satu set kapal tongkang. Namun, ia tak berhenti di situ. Ia tengah mempersiapkan penambahan armada baru. "Ya semoga ini aja lah, semoga jodoh ya, karena kan kayak gitu juga jodoh-jodohan belinya," katanya sambil tertawa, menunjukkan sisi realistis sekaligus optimisnya dalam menghadapi tantangan bisnis. Prospek bisnis transportasi laut ini memang sangat menjanjikan, menjadi alasan utama Dinar fokus memperluas armadanya.

Seringkali dikaitkan dengan bisnis batu bara, Dinar meluruskan kesalahpahaman tersebut. "Iya aku usahanya sih sebenarnya kalau kapal itu bukan batu bara ya, kapal itu lebih ke pelayaran," jelasnya. Ia bukan pemilik tambang atau penjual batu bara, melainkan penyedia jasa transportasi laut. Kapal tongkangnya berfungsi sebagai pengangkut berbagai jenis muatan milik klien, dari batu bara hingga pasir, batu split, bahkan batu bata. "Jadi aku narik batu bara, batu bara punya orang nanti diantar ke vessel kayak gitu. Jadi bukan batu baranya bukan punya aku," tegasnya. Ia juga tak menampik bahwa muatan batu bara memang menawarkan keuntungan yang lebih besar. "Cuman kan emang yang lebih besar uangnya di batu bara gitu," tambahnya, jujur soal potensi keuntungan yang menggiurkan.

Dinar juga menunjukkan kehati-hatiannya dalam berbisnis. Ia enggan terjun langsung ke bisnis batu bara yang dianggapnya berisiko tinggi. "Makanya aku sih gak berani ya kalau bisnis batu bara, tapi kalau kapal tongkang aku berani karena dia kan kayak alat transportasi aja," tuturnya. Perempuan yang dikenal sebagai DJ itu kemudian menganalogikan kapal tongkangnya seperti "mobil pick-up" di darat, namun dengan skala yang jauh lebih besar dan beroperasi di air. "Kalau di darat tuh kayak kita mobil pick-up lah, kayak narik sayuran, narik apa bisa. Cuma ini skalanya di air gitu dan lebih besar," pungkasnya. Sebuah strategi bisnis cerdas yang meminimalkan risiko sambil memaksimalkan potensi keuntungan, membuktikan Dinar Candy tak hanya jago di panggung, tapi juga lihai membaca peluang di dunia bisnis.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar