Deteksi News – Kabar mengejutkan datang dari dunia selebriti, di mana aktor Evan Marvino akhirnya buka suara, mengklarifikasi serangkaian tudingan miring yang menerpa rumah tangganya dengan Uffridatun Nitami alias Tami. Setelah sempat diwarnai isu KDRT dan perselingkuhan yang menghebohkan publik, pasangan ini kini menegaskan telah rujuk. Melalui unggahan panjang di akun Instagram pribadinya, bapak dua anak ini membeberkan duduk perkara secara gamblang, mencoba meluruskan persepsi publik yang sempat simpang siur, seperti dilansir deteksinews.co.id.
Dalam klarifikasinya, Evan Marvino menyentuh tiga poin utama yang menjadi inti permasalahan rumah tangganya.

1. Menguak Dugaan KDRT: Antara Emosi dan Kesalahpahaman
Soal dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Evan dengan tegas membantah adanya tindakan fisik serius yang disengaja kepada Tami. Namun, ia tak menampik bahwa emosi sesaat pernah memuncak hingga ia melakukan tindakan yang disesali. "Saya bisa bertanggung jawab dengan ucapan saya bahwasannya pada malam kejadian tersebut saya tidak ada tindakan fisik serius kepada istri saya, yang ada saya meluapkan emosi sesaat saya untuk melempar kipas angin itu ke depan istri saya yang berbahan plastik," tulis Evan.
Ia menjelaskan, kipas angin plastik yang dilemparnya itu kemudian memantul dari lantai dan secara tak sengaja mengenai tangan Tami hingga menyebabkan luka. Selain itu, Evan juga mengakui melempar kursi drum ke arah cermin, bukan langsung ke Tami, dalam suasana perdebatan yang sangat panas dan diwarnai nada tinggi dari sang istri. "Saya khilaf dengan reflek mendorong dia dari kasur (tanpa ranjang)," tambahnya, menjelaskan insiden dorongan yang terjadi karena luapan emosi sesaat.
Mengenai lebam-lebam yang sempat menjadi perbincangan, Evan menduga itu terjadi saat ia mencoba menarik tangan Tami untuk berbicara. "Saya memegang tangan istri saya untuk menarik ke arah saya dengan tujuan untuk mengobrol. Namun dia menahan dan mungkin saat itu cengkraman tangan saya sedikit kuat," akunya jujur. Ia juga menegaskan bahwa anak-anak mereka tidak menyaksikan kejadian tersebut secara langsung, meski putri sulungnya sempat terbangun setelah peristiwa itu terjadi.
2. Polemik Nafkah: Bukan Uang Tunai, Melainkan Kebutuhan Terpenuhi
Tuduhan tidak memberikan nafkah juga menjadi sorotan tajam. Evan meluruskan bahwa maksud Tami adalah soal uang bulanan tunai yang seharusnya diberikan langsung. Ia menjelaskan bahwa selama ini, dirinya bertanggung jawab penuh dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga melalui tiga pilar nafkah: sandang, pangan, dan papah.
"Karena selama saya menikah, saya bertanggung jawab memenuhi tiga pilar nafkah rumah tangga saya, yaitu sandang (baju-baju yang layak, sceencare, tas, dan lain-lain), pangan (memberikan makanan yang terbaik untuk istri saya dan keluarga), papah (memberikan tempat tinggal yang layak dan nyaman untuk istri dan anak-anak saya)," jelas Evan. Ia menegaskan bahwa semua kebutuhan istri dan anak-anaknya selalu terpenuhi dengan layak, bahkan lebih dari cukup, hanya saja tidak dalam bentuk uang bulanan tunai.
3. Isu Perselingkuhan: Sebuah Kesalahpahaman dengan Teman Lama
Isu perselingkuhan dengan wanita bernama Icha disebut Evan sebagai "kesalahpahaman belaka." Meski demikian, ia mengakui kesalahannya karena bertemu dengan teman lama dari tahun 2012, sebelum ia terjun ke dunia hiburan, di tengah prahara rumah tangganya. "Pada saat satu bulan terakhir kondisi rumah tangga saya sedang di titik penuh perdebatan dan dia muncul, lalu kita mulai tanya-tanya kabar," jelas Evan.
Ia menjemput Icha di suatu tempat, mengantarnya pulang, dan di perjalanan mereka berbagi cerita tentang kabar, status, hingga masalah rumah tangganya yang sedang tidak baik-baik saja. Evan menegaskan Icha hanya memberikan dukungan moral dan tidak ada hubungan lebih dari sekadar teman lama. Untuk membuktikan kebenaran ini, Tami dan pamannya bahkan mendatangi Icha di tempat tinggalnya. Dari pertemuan itu, terbukti bahwa tidak ada perselingkuhan seperti yang diberitakan, melainkan hanya sebuah kesalahpahaman.
Dengan segala klarifikasi yang jujur dan terbuka ini, Evan Marvino berharap rumah tangganya dengan Tami, yang telah berjalan lima tahun, bisa kembali harmonis dan lebih baik lagi. Ia memohon doa dari publik agar keluarganya diberikan kekuatan untuk melewati setiap cobaan. Sebuah pengakuan yang membuka tabir di balik layar kehidupan selebriti, mengingatkan kita bahwa di balik gemerlapnya dunia hiburan, ada dinamika rumah tangga yang tak jauh berbeda dengan kita semua, penuh dengan tantangan, emosi, dan harapan akan kebahagiaan.






