Deteksi News – Pernahkah Anda bertanya-tanya, "Seberapa tinggi anakku nanti ya?" Sebagai orang tua, kita sering penasaran akan tinggi badan anak, karena hal ini sering dikaitkan dengan kesehatan dan kepercayaan diri mereka kelak. Memang, tinggi badan anak dipengaruhi banyak faktor, dan salah satunya adalah genetik. Namun, tinggi badan bukanlah prediksi pasti, melainkan perkiraan.
Sekitar 60-80% tinggi badan anak ditentukan oleh faktor genetik, warisan dari tinggi badan orang tua. Namun, 40-20% sisanya dipengaruhi oleh nutrisi, lingkungan, dan gaya hidup. Jadi, meskipun orang tua tinggi, anak belum tentu akan setinggi mereka. Begitu pula sebaliknya.

Salah satu cara sederhana untuk memperkirakan tinggi badan anak adalah dengan menggunakan rumus "Mid-Parental Height Formula". Rumus ini menggunakan tinggi badan ayah dan ibu untuk menghitung perkiraan tinggi badan anak.
Cara menghitungnya:
- Ukur tinggi badan ayah dan ibu dalam sentimeter.
- Jumlahkan tinggi badan ayah dan ibu.
- Bagi hasil penjumlahan dengan 2.
- Untuk anak laki-laki, tambahkan 5 cm pada hasil langkah 3.
- Untuk anak perempuan, kurangi 5 cm dari hasil langkah 3.
Contoh:
Ayah tinggi 175 cm, Ibu tinggi 160 cm.
- Jumlah tinggi badan: 175 cm + 160 cm = 335 cm
- Rata-rata tinggi badan: 335 cm / 2 = 167.5 cm
- Perkiraan tinggi anak laki-laki: 167.5 cm + 5 cm = 172.5 cm
- Perkiraan tinggi anak perempuan: 167.5 cm – 5 cm = 162.5 cm
Ingat, ini hanya perkiraan. Hasilnya bisa berbeda ±5 cm, tergantung faktor lain.
Faktor Non-Genetik yang Penting:
Selain genetik, faktor lain juga berperan penting dalam menentukan tinggi badan anak, antara lain:
- Nutrisi: Asupan nutrisi seimbang, kaya protein, kalsium, vitamin D, dan zinc sangat penting.
- Aktivitas fisik: Olahraga teratur merangsang pelepasan hormon pertumbuhan.
- Tidur yang cukup: Hormon pertumbuhan diproduksi maksimal saat tidur nyenyak (9-11 jam).
- Kesehatan: Kondisi kesehatan seperti gangguan tiroid atau kelainan hormon dapat memengaruhi pertumbuhan.
Anak bisa saja tumbuh lebih tinggi dari orang tuanya! Perbaikan nutrisi dan gaya hidup global berkontribusi pada peningkatan rata-rata tinggi badan dari generasi ke generasi.
Kesimpulannya, memperkirakan tinggi badan anak memang menarik, tetapi rumus hanyalah panduan. Yang terpenting adalah memastikan anak mendapatkan nutrisi yang baik, cukup tidur, aktif bergerak, dan tumbuh sehat dan bahagia. Tinggi badan hanyalah sebagian kecil dari perjalanan tumbuh kembang anak yang panjang dan berharga.






