Deteksi News – Sebagai orang tua, tentu kita ingin yang terbaik untuk anak-anak kita. Namun, di era digital ini, kita seringkali dihadapkan pada tantangan baru: penggunaan gadget yang berlebihan. Apakah anak Anda sering tantrum saat gadgetnya diambil? Atau mungkin lebih mudah marah setelah menghabiskan waktu lama di depan layar? Jangan anggap sepele, ini bisa jadi pertanda awal ketergantungan gadget yang perlu diatasi.
Prof. Friedrich Kartini, dalam sesi tanya jawab di deteksinews.co.id, menjelaskan bagaimana paparan gadget yang berlebihan sejak dini dapat mengganggu perkembangan bicara dan emosi anak. Beliau menekankan pentingnya kebijaksanaan orang tua dalam mengenalkan dan membatasi penggunaan gadget pada anak. Bukan sekadar melarang, Prof. Kartini memberikan panduan praktis tentang usia ideal untuk memperkenalkan gadget, serta strategi efektif untuk mengatasi anak yang sudah kecanduan.

Bayangkan, anak yang biasanya ceria tiba-tiba menjadi mudah tersinggung dan menunjukkan perilaku agresif. Ini bukan hanya masalah nakal biasa, tapi bisa jadi gejala dampak negatif gadget. Oleh karena itu, orang tua perlu jeli mengenali tanda-tanda tersebut dan bertindak sebelum terlambat.
Prof. Kartini juga memberikan tips berharga bagi orang tua dalam menangani anak yang sudah terlanjur ketergantungan pada gadget. Bukan hanya sekadar menarik gadgetnya, tapi melibatkan strategi yang lebih holistik dan menyenangkan bagi anak. Ingat, tujuannya bukan hanya membatasi waktu layar, tapi juga membantu anak mengembangkan kemampuan sosial dan emosional yang sehat.
Sebagai orang tua, kita perlu menjadi lebih proaktif dan bijak dalam menghadapi tantangan ini. Mari kita jadikan gadget sebagai alat pendukung perkembangan anak, bukan sebagai sumber masalah emosional di masa depan. Semoga informasi ini membantu kita semua dalam mendidik anak-anak kita dengan lebih baik.






