Deteksi News – Hai, para orang tua hebat! Pernahkah Anda memperhatikan si kecil asyik mencoret-coret kertas? Jangan salah, kegiatan yang mungkin terlihat sederhana ini, doodle atau corat-coret, menyimpan segudang manfaat untuk perkembangan anak, lho! Lebih dari sekadar kegiatan menggambar, doodle menjadi jendela bagi anak untuk mengekspresikan diri, mengasah kreativitas, dan bahkan membantu mereka memahami emosi mereka sendiri.
Tidak ada batasan usia pasti untuk mulai mengenalkan doodle pada anak. Namun, anak usia prasekolah (3-5 tahun) sudah bisa diajak untuk mulai mencoret-coret. Pada usia ini, mereka mulai mengembangkan kemampuan motorik halus dan koordinasi mata-tangan. Doodle menjadi media yang aman dan menyenangkan untuk mereka mengeksplorasi dunia sekitar.

Berbeda dengan kegiatan menggambar yang terkadang menekankan hasil akhir yang sempurna, doodle justru menawarkan kebebasan berekspresi tanpa rasa takut salah. Anak-anak bebas berkreasi, menciptakan dunia imajinasi mereka sendiri melalui garis-garis, warna, dan bentuk. Garis tajam dan warna gelap mungkin mencerminkan perasaan marah atau sedih, sementara bentuk bulat dan warna cerah bisa menunjukkan kebahagiaan. Dengan mengamati coretan si kecil, kita sebagai orang tua bisa mendapatkan gambaran tentang perasaan mereka yang mungkin sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Proses membuat doodle sendiri juga memiliki efek terapi. Gerakan tangan yang spontan membantu anak melepaskan ketegangan emosional dan memproses pengalaman yang menantang. Mirip seperti terapi seni, doodle membantu anak mengatasi masalah emosional dan psikologis.
Selain sebagai media ekspresi emosi, doodle juga berperan penting dalam meningkatkan kreativitas dan imajinasi. Anak-anak bebas menciptakan karakter lucu, dunia fantasi, atau pola abstrak yang unik. Kegiatan ini merangsang otak untuk berpikir kreatif dan inovatif, keterampilan yang sangat berharga untuk kehidupan mereka di masa depan. Doodle juga melatih keterampilan motorik halus, mempersiapkan mereka untuk menulis dan aktivitas lain yang membutuhkan ketelitian.
Untuk merayakan kreativitas anak, LittleDoodle, sebuah festival yang didukung oleh seniman, kreator seni visual, dan berbagai brand lokal, akan diselenggarakan di Urban Cipete, Jakarta Selatan pada 26-29 Juni 2025. Acara ini akan dimeriahkan oleh seniman muda berbakat, workshop seni dan kerajinan tangan, serta meet and greet dengan karakter-karakter favorit anak. LittleDoodle bukan hanya sekadar festival, tetapi juga wadah bagi anak-anak untuk berekspresi, mengasah kreativitas, dan membangun kepercayaan diri. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk mengajak si kecil berpartisipasi dan saksikan keajaiban kreativitasnya! LittleDoodle juga berkolaborasi dengan Save The Children, menekankan pentingnya ekspresi diri anak melalui seni.






