Deteksi News – Mendapati kabar bahagia kehamilan tentu menjadi momen istimewa bagi keluarga. Namun, di balik kebahagiaan itu, perlu diingat bahwa menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan sangat krusial, karena kesehatan ibu akan langsung berpengaruh pada tumbuh kembang janin. Sebagai orang tua, kita perlu memastikan asupan nutrisi yang seimbang untuk mendukung kesehatan ibu dan perkembangan optimal bayi. Nutrisi yang cukup akan membantu pembentukan organ tubuh, perkembangan otak, dan sistem kekebalan tubuh si kecil.
Berikut 5 nutrisi penting yang perlu diperhatikan selama kehamilan, berdasarkan informasi dari NHS.UK:

Asam Folat: Sangat penting dikonsumsi sebelum dan selama kehamilan, minimal 400 mikrogram per hari hingga usia kehamilan 12 minggu. Asam folat membantu mencegah cacat tabung saraf seperti spina bifida. Sumbernya bisa dari sayuran hijau, sereal, dan olesan lemak yang diperkaya asam folat. Jika diperlukan, konsultasikan dengan dokter untuk suplemen asam folat, terutama jika memiliki riwayat keluarga dengan cacat tabung saraf. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan dosis lebih tinggi (5 miligram per hari) hingga usia kehamilan 12 minggu.
Vitamin D: Ibu hamil membutuhkan 10 mikrogram vitamin D setiap hari untuk mengatur kadar kalsium dan fosfat, penting untuk kesehatan tulang, gigi, dan otot. Paparan sinar matahari membantu produksi vitamin D, tetapi suplemen mungkin diperlukan, terutama saat musim hujan atau kurangnya paparan sinar matahari. Sumber vitamin D juga bisa didapatkan dari beberapa jenis makanan tertentu.
Zat Besi: Kehamilan meningkatkan kebutuhan zat besi untuk mencegah anemia dan mendukung pertumbuhan janin. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan. Sumber zat besi yang baik antara lain daging merah, hati, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Jika kadar zat besi tetap rendah, konsultasikan dengan dokter untuk kemungkinan suplemen.
Kalsium: Kalsium sangat penting untuk kesehatan tulang dan gigi ibu dan bayi. Susu merupakan sumber kalsium yang baik, tetapi jika ibu mengalami mual, bisa dicoba variasi lain seperti makanan lain yang kaya kalsium.
Omega-3 (DHA & EPA): Asam lemak esensial ini penting untuk perkembangan otak dan mata janin, serta kesehatan jantung ibu. Kekurangan omega-3 dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan kognitif bayi. Sumber omega-3 bisa didapatkan dari ikan berlemak, seperti salmon.
Memenuhi kebutuhan nutrisi ini akan membantu perjalanan kehamilan yang lebih lancar dan menyenangkan. Ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau bidan untuk mendapatkan panduan yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.






