Video Rahasia Erin Terbongkar Kasus ART Geger

Celina

Celina

Video Rahasia Erin Terbongkar Kasus ART Geger

deteksinews.co.id – Drama hukum yang menjerat Rien Wartia Trigina atau akrab disapa Erin terkait dugaan kekerasan terhadap mantan asisten rumah tangganya Herawati kini memasuki babak krusial. Tim pengacara Erin melalui Misyal B Achmad telah menyerahkan bukti penting berupa rekaman kamera pengawas kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Bukti digital ini diharapkan menjadi kunci untuk membuktikan bahwa Erin tidak bersalah.

Misyal menjelaskan bahwa rekaman CCTV tersebut diserahkan dalam bentuk hard disk dan kini sedang dalam tahap pemeriksaan forensik oleh pihak kepolisian. Uji laboratorium ini bertujuan untuk memverifikasi keaslian serta validitas data yang terkandung di dalamnya. "Kemarin, kami mendampingi Saudari Erin untuk memberikan keterangan di Polres Jakarta Selatan. Keterangan beliau sudah diambil, dan kami menyerahkan barang bukti yang kini telah disita oleh Polres," ungkap Misyal di kawasan Antasari Jakarta Selatan Senin 21 September 2026.

Video Rahasia Erin Terbongkar Kasus ART Geger
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut Misyal menambahkan bahwa hard disk berisi cuplikan CCTV itu tengah diuji di laboratorium khusus Polres Jakarta Selatan. Proses ini untuk memastikan kebenaran data yang terekam. Ia meyakini rekaman tersebut akan menepis seluruh tuduhan Herawati yang mengklaim adanya intimidasi dan penganiayaan. Pemeriksaan forensik rekaman CCTV diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan. Pihak Erin kini menanti hasil uji tersebut serta panggilan lanjutan dari penyidik.

"Melalui CCTV ini, semua tuduhan Saudari Hera terkait intimidasi penganiayaan dan lainnya dapat disaksikan secara langsung. Kami proaktif menyerahkan CCTV ini sebagai barang bukti yang disita. Ini menunjukkan kami sangat kooperatif dalam proses hukum," tegas Misyal.

Misyal juga menjelaskan perbedaan mendasar antara tahap penyelidikan dan penyidikan. Menurutnya fase penyidikan adalah ranah pro justitia yang berarti memiliki kekuatan hukum formal. "Jika penyelidikan sifatnya undangan dan tidak wajib datang, penyidikan adalah pro justitia. Artinya jika dipanggil, seseorang bisa dijemput paksa jika tidak hadir," bebernya.

Hasil pemeriksaan rekaman CCTV nantinya akan menjadi landasan utama bagi penyidik untuk menentukan langkah berikutnya dalam kasus ini. Misyal juga mengisyaratkan kemungkinan adanya pemeriksaan mendalam untuk mendeteksi potensi rekayasa digital atau manipulasi menggunakan teknologi AI.

"Setelah hasil lab keluar, pasti akan ada gelar perkara. CCTV akan memperlihatkan kejadian sebenarnya. Di era sekarang ada AI, jadi perlu ada lab forensik untuk memastikan tidak ada rekayasa," ujarnya. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi pertimbangan krusial dalam gelar perkara. "Jika terbukti benar, kasus ini mungkin akan dihentikan. Namun jika tidak, status klien kami bisa ditingkatkan," pungkasnya.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar