Deteksi News – Nama Taqy Malik kembali menjadi sorotan publik setelah seorang WNI di Arab Saudi, Randy Permana, melayangkan tudingan terkait dugaan mark up harga wakaf Al-Qur’an di Makkah dan Madinah. Randy, melalui akun media sosialnya, mempertanyakan harga mushaf yang dijual Taqy Malik dalam program wakafnya.
Randy menyebutkan bahwa harga mushaf yang ditawarkan Taqy Malik mencapai 80 riyal atau sekitar Rp 330 ribu. Padahal, menurutnya, harga rata-rata mushaf di toko-toko di Arab Saudi berkisar antara 40-50 riyal atau sekitar Rp 180 ribu – Rp 200 ribu. "Selisih keuntungannya lebih banyak ketimbang harga mushafnya," ungkap Randy seperti dikutip deteksinews.co.id. Meski demikian, Randy menegaskan tidak secara langsung menuduh Taqy Malik melakukan penipuan.

Menanggapi tudingan tersebut, Taqy Malik akhirnya buka suara. Melalui akun Instagram pribadinya, Taqy mengundang Randy untuk melakukan tabayun secara terbuka. "Melalui pernyataan ini, dengan segala kerendahan hati, saya mengundang Saudara Rendy Eka Permana dan semua pihak yang melontarkan tuduhan terkait saya untuk hadir dalam forum tabayyun secara terbuka (LIVE melalui platform Instagram dan di publikasi secara terbuka), bermartabat, dan penuh tanggungjawab, terkait amanah wakaf mushaf dan persoalan lain yang dilontarkan," tulis Taqy.
Taqy juga menegaskan bahwa tujuannya bukan untuk mencari pembenaran, melainkan untuk mencari kebenaran dan menjaga amanah. Ia membuka ruang diskusi agar semua hal menjadi jelas dan tidak ada syubhat yang tersisa. Dalam unggahan Instagram Story-nya, Taqy juga menunjukkan video saat dirinya bertanya kepada seorang penjual mushaf di depan Masjid Nabawi mengenai harga mushaf. Penjual tersebut menyebutkan harga 80 riyal.
"Satu-satu ya gue bahas, ini gue bukan jual muashaf 80 riyal. Gue lagi nanya iseng sama abang yang di depan Nabawi, berapa harga mushaf sekarang. Dia bilang "80 riyal" bukan gue yang bilang, kan lucu dipelintir dan di-framing bilang gue jual 80 riyal. Kalian hitung sendiri 80 riyal itu di-convert ke rupiah Rp 360 ribu, sedangkan gue jual Rp 330 ribu," jelas Taqy. Kasus ini pun menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet dan publik figur lainnya.






