Tantri Kotak Korban Penipuan Miliaran Pelaku Buron

Celina

Celina

Tantri Kotak Korban Penipuan Miliaran Pelaku Buron

deteksinews.co.id – Dunia hiburan kembali dihebohkan dengan kabar tak sedap yang menimpa vokalis grup band Kotak, Tantri. Kasus dugaan penipuan investasi yang menyeret namanya kini memasuki babak krusial. Suami Tantri, Arda Hatna, memastikan bahwa laporan kepolisian terkait raibnya dana miliaran rupiah tersebut telah ditindaklanjuti dan para terduga pelaku kini menjadi target utama pengejaran aparat.

Ditemui di kawasan Cikini Jakarta Pusat belum lama ini Arda menjelaskan bahwa penanganan kasus ini sepenuhnya berada di tangan Kepolisian Daerah. "Kasus itu sudah di Polda. Para terlapor sudah melakukan tugasnya dan sekarang kita tunggu kepolisian untuk menangani kasusnya. Jadi masih proses ini ya sedang dicari" ungkap Arda mengonfirmasi status para pelaku yang kini bersembunyi dari kejaran hukum.

Tantri Kotak Korban Penipuan Miliaran Pelaku Buron
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hingga kini Arda mengaku belum ada komunikasi atau titik terang dari pihak terlapor. Ia menegaskan bahwa proses hukum terus berjalan mengingat para terduga penipu masih berstatus buron. "Masih lanjut. Masih lanjutlah kan orangnya masih buron" tegasnya. Kabar baiknya upaya pengejaran mulai membuahkan hasil. Arda menyebut pihak kepolisian telah menyebarluaskan foto-foto terduga pelaku ke publik.

"Ya kita tunggu makanya. Terima kasih diberitain jadi mungkin yang orang yang masih sampai hari ini kepolisian bergerak ada masyarakat yang ‘Mas di sini Mas lokasinya’ karena fotonya sudah sebar kepolisian" harap Arda atas bantuan masyarakat. Mengenai total kerugian Arda enggan menyebutkan nominal pribadinya namun ia mengungkapkan jika seluruh korban digabungkan angka kerugian finansial telah menembus angka fantastis belasan miliar rupiah.

"Total kerugian. Saya gak mau nyebut punya saya berapa nanti berita yang keluar adalah orang cuma fokusnya adalah nominal bukan pelajaran karena ditipunya gitu. Ya dengan seluruh korban total bisa sampai 10 (miliar) lebih lho" pungkasnya. Arda berharap kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berinvestasi dan tidak mudah tergiur janji manis yang berujung pada penipuan.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar