Siksaan Pasca Operasi Plastik Denada

Celina

Celina

Siksaan Pasca Operasi Plastik Denada

Deteksinews.co.id – Penyanyi sekaligus rapper senior Denada Tambunan baru-baru ini membagikan pengalaman pribadinya yang cukup mengejutkan terkait prosedur kecantikan yang ia jalani. Bukan sekadar perawatan wajah biasa, Denada baru saja menjalani operasi plastik jenis Brazilian Butt Lift (BBL) di sebuah klinik di Turki. Meski bertujuan untuk estetika, proses pemulihan yang harus ia lalui ternyata jauh dari kata mudah dan penuh dengan siksaan fisik.

Dalam sebuah kesempatan di studio televisi, Denada mengungkapkan bahwa prosedur BBL ini merupakan pengalaman operasi plastik paling berat yang pernah ia rasakan sepanjang hidupnya. Ia membandingkan prosedur ini dengan tindakan medis lain yang pernah ia lakukan sebelumnya, seperti operasi hidung, pembesaran payudara (breast augmentation), hingga pengencangan wajah (facelift). Namun, menurutnya, BBL berada di level yang berbeda dalam hal tingkat ketidaknyamanan.

Siksaan Pasca Operasi Plastik Denada
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Jujur ini adalah prosedur operasi plastik yang terberat, tersakit," ujar Denada saat berbincang di program pagi sebuah stasiun televisi swasta di Jakarta Selatan. Ia menekankan bahwa rasa yang ia rasakan bukan sekadar rasa sakit yang tajam, melainkan ketidaknyamanan yang terus-menerus menyiksa tubuhnya selama masa pemulihan.

Secara medis, Brazilian Butt Lift adalah prosedur bedah plastik yang bertujuan untuk menambah volume serta memperbaiki bentuk bokong dengan cara memindahkan lemak dari bagian tubuh lain. Meski efektif untuk estetika bentuk tubuh, prosedur ini memerlukan ketelitian tinggi dari dokter bedah plastik dan memiliki masa pemulihan yang cukup menantang.

Denada menceritakan bahwa selama dua bulan pertama setelah operasi, ia harus menjalani aturan yang sangat ketat. Salah satu pantangan yang paling menyiksa adalah ia sama sekali tidak diperbolehkan tidur dalam posisi telentang. Selain itu, ia juga dilarang duduk dalam waktu yang lama. Kondisi ini tentu sangat membatasi aktivitas sehari-harinya.

"Sampai sekarang selama dua bulan aku nggak boleh tidur telentang, nggak boleh duduk selama dua bulan, aku harus pakai korset terus," ungkap rapper wanita tersebut. Penggunaan korset secara terus-menerus ini bertujuan untuk menjaga posisi lemak yang baru dipindahkan agar tetap pada tempatnya dan membentuk hasil yang diinginkan.

Selain batasan posisi tubuh, Denada juga harus mematuhi berbagai pantangan makanan dan gaya hidup lainnya agar proses penyembuhan berjalan optimal. Ia mengakui bahwa banyaknya aturan ini membuatnya merasa jauh lebih tertekan dibandingkan saat menjalani operasi plastik lainnya.

Meski harus melewati masa-masa sulit dan penuh keterbatasan fisik, Denada menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menyesali keputusan tersebut. Ia mengaku sangat puas dan merasa bahagia dengan transformasi bentuk tubuh yang ia dapatkan setelah prosedur ini selesai. Baginya, rasa tidak nyaman selama masa pemulihan adalah harga yang pantas untuk hasil akhir yang ia impikan.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar