Sheila Marcia Buka Suara Soal Perubahan Drastis

Celina

Celina

Sheila Marcia Buka Suara Soal Perubahan Drastis

Deteksinews.co.id – Artis Sheila Marcia baru-baru ini secara terbuka mengungkapkan keputusannya untuk menjalani operasi payudara. Langkah berani ini, menurutnya, bukanlah keputusan instan, melainkan hasil diskusi panjang dan mendalam bersama sang suami, Dimas Akira, yang menjadi pilar utama dalam perjalanan transformasinya. Sheila menekankan bahwa keputusan ini diambil demi kenyamanan dan kepercayaan dirinya, bukan semata-mata untuk pandangan orang lain.

Dalam sebuah wawancara, Sheila menceritakan bahwa Dimas Akira pada awalnya tidak pernah mempermasalahkan penampilannya. "Kalau suami sebenarnya bebas saja, dia bilang, ‘Aku mencintaimu apa adanya’," tutur Sheila, mengutip perkataan suaminya. Namun, kekhawatiran Dimas lebih tertuju pada aspek kesehatan dan potensi risiko yang mungkin timbul dari prosedur medis tersebut, meskipun risiko itu tergolong kecil. "Cuma yang dia takutkan adalah kesehatan, dari segi kesehatan, karena tidak terlepas dari risiko walaupun risiko kecil," jelas Sheila.

Sheila Marcia Buka Suara Soal Perubahan Drastis
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Setelah melalui serangkaian percakapan yang intens dan meyakinkan, Dimas Akira akhirnya menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Sheila. Dengan penuh dukungan, sang suami berjanji akan selalu berada di sampingnya, apa pun pilihan yang diambil. "Aku coba untuk yakinkan dia lagi dan dia bilang, ‘Ya sudah, itu semua terserah kamu. Aku akan dukung apa pun itu, pokoknya dia akan ada di sampingku’," kenang Sheila, menggambarkan momen penting tersebut.

Keyakinan Sheila semakin mantap setelah bertemu langsung dengan dokter yang akan menanganinya. Ia merasa sang dokter sangat profesional dan memahami betul keinginannya untuk tetap aktif. Sebagai seorang ibu dan penggemar olahraga seperti tenis dan lari, Sheila menginginkan hasil yang natural dan tidak menghambat aktivitasnya sehari-hari. "Aku kan bilang, aku tuh suka tenis, gue suka lari, gue suka apa, jadi banyak anak juga gitu. Jadi nggak mungkin yang jebong gitu kan. Aku nggak mau juga gitu," tegasnya, menjelaskan preferensinya.

Operasi tersebut dilaksanakan di Indonesia, ditangani oleh seorang dokter asal Korea Selatan yang telah menetap dan berpraktik di Tanah Air. Sheila merasa sangat bersyukur karena seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan berarti, bahkan tidak memerlukan revisi. "Itu di Indonesia dan dokternya dari Korea. Koreanya stay in di sini, ada di sini. Jadi itu lebih gampang banget gitu," ungkapnya, merasa lega dengan kemudahan akses dan profesionalisme tim medis.

Lebih lanjut, Sheila menegaskan bahwa motivasi di balik keputusannya ini murni untuk dirinya sendiri dan sang suami. "Dan memang tujuanku untuk diriku dan suami, jadi nggak untuk dilihat ya orang lain gimana-gimana juga gitu," bebernya. Setelah operasi, ia merasakan peningkatan signifikan dalam rasa percaya diri, terutama saat bersama Dimas. "Aku percaya diri di depan suami jauh lebih meningkat. Kalau ya sehari-harinya ya biasa saja sih, maksudnya kayak yang ya sudah itu seperti milikku sendiri. Rasanya kayak punya punya sendiri saja, nggak berasa palsu," tambahnya, menggambarkan perasaan nyaman yang ia rasakan.

Dari sudut pandang Dimas Akira, dukungan terhadap Sheila adalah prioritas utama. Ia mengaku sejak awal selalu mendukung keputusan istrinya. Kekhawatirannya berkurang drastis setelah mengetahui bahwa Sheila ditangani oleh dokter yang sangat profesional dan fasilitas medis yang memadai. "Dukung sih. Dan apa ya, yang penting Sheila bahagia. Yang pertama sih dia bahagia dan pede ya. Memang ada risiko, maksudnya aku sempat khawatirlah. Namanya juga operasi," kata Dimas. Ia juga memastikan selalu berada di sisi Sheila, merawat dan memberikan dukungan penuh selama masa pemulihan. "Tiap hari aku rawat juga, kurawat, kujaga, sayang gitu. Karena ya ini kan keputusan besar juga buat dia kan. Jadi aku harus ada di sana untuk mendukungnya apa pun itu, mau operasi," pungkasnya.

Mengenai biaya operasi, Sheila memilih untuk tidak mengungkap nominal spesifik. Ia menjelaskan bahwa harga prosedur semacam ini sangat bervariasi, tergantung pada dokter, tingkat kemampuan, dan pengalaman yang dimiliki. "Jadi beda juga, secara harga beda, skill kemampuan, pengalaman semua beda. Jadi aku nggak bisa ngomong spesifik," tutupnya, memberikan pemahaman bahwa setiap kasus memiliki pertimbangan biaya yang unik.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar