deteksinews.co.id – Dunia hiburan kembali dihebohkan dengan pengakuan mengejutkan dari presenter kondang Ruben Onsu. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben membongkar dugaan ketidakjelasan rincian pengeluaran yang selama ini menjadi beban finansialnya, terutama terkait pembayaran kartu kredit.
Minola Sebayang menjelaskan, Sarwendah secara konsisten meminta Ruben untuk melunasi separuh dari total pemakaian kartu kredit setiap bulan. Permintaan tersebut selalu dilatarbelakangi dalih pemenuhan kebutuhan ketiga anak mereka. "Tiap bulan Ruben itu, dimintakan setengah dari seluruh pemakaian kartu kredit di bulan itu oleh S alasannya untuk anak-anak," ungkap Minola di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Meski Ruben Onsu tak keberatan memenuhi kewajiban tersebut, masalah muncul ketika ia menuntut transparansi. Ayah tiga anak ini diklaim hanya disodori nominal angka yang harus dibayar, tanpa pernah melihat lembar tagihan resmi. Ruben merasa keberatan lantaran jumlah yang diminta terbilang fantastis dan terus berulang setiap bulan. Pihak Ruben menekankan bahwa sebagai penyumbang dana, ia berhak mengetahui secara rinci peruntukan setiap rupiah demi menghindari potensi penyalahgunaan anggaran.
"Ruben kan tanya ini apa aja pembelanjaannya kok cuma angkanya, misal bayar Rp 50 juta itu setengah lo tadinya Rp 100 juta, saya Rp 50 juta kamu Rp 50 juta. Tapi Ruben kan gak pernah lihat tagihan yang sesungguhnya berapa, penggunaannya untuk apa," jelas Minola Sebayang.
Kekecewaan Ruben semakin memuncak karena setiap kali menanyakan perincian biaya, ia selalu dihadapkan pada respons yang kurang kooperatif. Padahal, keterbukaan finansial merupakan fondasi penting agar komunikasi antara kedua belah pihak tetap berjalan baik, terutama demi kebaikan masa depan buah hati mereka.
Selain masalah kartu kredit, pihak Ruben Onsu juga mengungkit kembali catatan keuangan beberapa tahun ke belakang. Mereka mengklaim memiliki data pengeluaran rutin bulanan mencapai ratusan juta rupiah untuk anak-anak, terhitung sejak 2024 hingga awal 2026. Angka tersebut sudah termasuk cicilan dan penggunaan kartu kredit. Namun, serupa dengan tagihan kartu kredit, rincian detail dari pengeluaran fantastis ini juga tidak pernah disampaikan kepada Ruben.
"Beberapa bulan terakhir di tahun 2026 ini dibesar-besarkan, tapi dia lupa sebelum 2026, dari 2024 ke 2026 ada uang Rp200 jutaan lebih kurang setiap bulan, kartu kredit juga ada, tapi ketika diminta perinciannya untuk apa saja tidak mau disampaikan," pungkas Minola.






