deteksinews.co.id – Sosok inspiratif Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2025 Audellya Ambara Harsono kembali mencuri perhatian publik. Dalam semangat memperingati Hari Anak Nasional 2026, Audellya meluncurkan sebuah inisiatif sosial yang begitu menyentuh hati. Ia membagikan ratusan "Books of Hope" atau Buku Harapan yang sengaja ia bawa langsung dari Amerika Serikat, khusus untuk anak-anak nelayan di Taman Anak Pesisir yang dibina oleh Bang Aceng.
Gadis belia kelahiran San Diego Amerika Serikat ini, yang merupakan putri dari pasangan Reza Antartika Harsono dan Febrina Ayulestari Wuisan, memiliki alasan mendalam di balik pemilihan Hari Anak Nasional sebagai momen istimewa ini. Bagi Audellya, peringatan Hari Anak Nasional tak ubahnya sebuah perayaan ulang tahun besar bagi seluruh anak. Buku-buku yang ia berikan adalah kado istimewa untuk mengapresiasi kecerdasan, kehebatan, dan betapa berharganya setiap anak di negeri ini.

Sesi pembagian buku ini dikemas bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi ajang belajar yang penuh kegembiraan. Audellya mengajak anak-anak bernyanyi lagu-lagu berbahasa Inggris sambil bergerak aktif. Lagu populer seperti "Head Shoulders Knees and Toes" dan "If You’re Happy and You Know It" berhasil menciptakan suasana riuh rendah tawa dan semangat. Anak-anak tampak antusias menunjuk bagian tubuh dan bertepuk tangan mengikuti irama lagu.
Respons dari anak-anak nelayan sungguh luar biasa dan membuat Audellya takjub. Ia mengaku sangat senang melihat antusiasme mereka. "Mereka semua sangat gembira, berebut ingin mendapatkan buku. Mereka berbaris rapi, penasaran buku apa yang akan mereka dapatkan," cerita Audellya dengan mata berbinar. Anak-anak begitu hati-hati memegang buku barunya, bahkan banyak yang langsung asyik membaca. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa buku-buku berbahasa Inggris tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka wawasan dan memicu semangat untuk belajar bahasa asing.
Aksi berbagi buku ini bukanlah pengalaman perdana bagi Audellya. Sebelumnya, ia juga pernah menyambangi sekolah-sekolah di kolong jembatan Jakarta Utara untuk misi kemanusiaan serupa. Bagi Audellya, momen berinteraksi langsung, berbagi ilmu lewat buku, dan bermain bersama anak-anak adalah pengalaman tak terlupakan yang membentuk memori berharga dalam perjalanan hidupnya.






