Pilu! DP Haji Davina Karamoy Ratusan Juta Terancam Raib

Celina

Celina

Pilu! DP Haji Davina Karamoy Ratusan Juta Terancam Raib

Deteksi News – Kabar mengejutkan datang dari jagat hiburan Tanah Air. Aktris cantik Davina Karamoy, yang selama ini dikenal lewat layar kaca, kini harus menghadapi kenyataan pahit. Ia mengaku menjadi salah satu korban dalam pusaran dugaan penipuan perjalanan ibadah yang menyeret nama Hanania Travel. Sebuah pengakuan yang mengiris hati, mengingat Davina dan sang ibunda telah menyetorkan uang muka ratusan juta rupiah demi impian suci menunaikan ibadah Haji Plus.

Pengakuan ini terkuak setelah Davina menjalani pemeriksaan maraton sebagai saksi di Polda Metro Jaya pada Kamis (18/6/2026) malam. Yulius Irawansyah, kuasa hukum Davina, dengan nada prihatin mengungkapkan bahwa kliennya bersama ibunda telah mendaftar program Haji Plus melalui Hanania Travel. "Klien saya ini dengan orang tuanya sudah mendaftar haji di Hanania, kan sudah bayar uang mukanya. Jadi Rp400 juta sudah dibayar uang mukanya," terang Yulius. Dengan kondisi carut-marut yang menimpa Hanania Travel, Yulius pesimis keberangkatan Davina akan terwujud, menjadikan sang aktris jelas-jelas sebagai korban.

Pilu! DP Haji Davina Karamoy Ratusan Juta Terancam Raib
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meski demikian, Yulius menegaskan bahwa kehadiran Davina di markas kepolisian kali ini masih dalam kapasitas memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan keberangkatan umrah yang lebih dulu mencuat. "Tapi ya itu nanti kita selesaikan berikutnya lah, dalam artian saat ini adalah kita memenuhi panggilan kepolisian sebagai saksi. Sebagai warga negara yang taat hukum kita hadir, kita menceritakan semua," ujarnya, menunjukkan sikap kooperatif kliennya. Davina sendiri, dengan raut wajah yang tak bisa menyembunyikan kekhawatiran, hanya bisa berujar, "Aku sih di sini hanya memenuhi saja, kooperatif saja ya."

Namun, di balik sikap tenang itu, kerugian yang dialami jelas tak bisa dipandang sebelah mata. "Ya kalau dirugikan sudah pasti dirugikan ya. Bahwa kita berharap keberangkatan kita juga kan bisa ibadah, kan tujuannya adalah ibadah," tutur Yulius, menekankan esensi spiritual yang kini terancam. Ia menjelaskan lebih lanjut, uang muka yang telah disetorkan mencapai USD 10.000 untuk dua orang, yakni Davina dan ibunya, khusus untuk program Haji Plus. "Kami ikut Haji Plus, di mana Haji Plus itu 10.000 dolar ya DP-nya? 10.000 dolar untuk DP dua orang," rincinya. Pihak Davina kini hanya bisa berharap agar dana tersebut bisa dialihkan ke travel lain atau setidaknya tidak lenyap begitu saja.

Untuk saat ini, langkah hukum tambahan belum menjadi prioritas utama. "Cuma itu aja kalau untuk tuntutan hukum belum terpikirkan sampai saat ini. Jadi kita cuma berharap nanti bisa diberangkatkan," ungkap Yulius. Pelaporan baru akan dipertimbangkan jika tidak ada solusi konkret terkait dana yang telah disetorkan. Mengingat program Haji Khusus memiliki masa tunggu antara 5 hingga 7 tahun setelah pembayaran uang muka, harapan untuk bisa beribadah masih sangat bergantung pada penyelesaian kasus ini. "Kalau haji itu kan karena kita ikut Haji Khusus, itu kebijakannya antara 5 sampai 7 tahun. Jadi memang kita membayar dulu down payment-nya di muka, dan itu sudah kita bayar," pungkasnya, menyiratkan betapa panjangnya penantian dan kini terancam sia-sia.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar