deteksinews.co.id – Pusara mendiang musisi Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir Kebayoran Lama Jakarta Selatan tetap memancarkan ketenangan dan keasrian. Meskipun sempat digemparkan oleh insiden pencurian fasilitas penerangan tenaga surya tempat peristirahatan terakhir pelantun hits Status Palsu ini tetap terjaga rapi dan bersih dari pantauan terbaru.
Peristiwa hilangnya dua unit lampu panel surya yang sebelumnya menerangi area makam tidak mengurangi sedikit pun keindahan atau kerapian lokasi. Kini hanya tersisa lubang kecil di permukaan tanah dekat tepi rumput di sekitar batu nisan bekas tancapan tiang lampu solar panel. Tiang penyangga beserta panel penyerap sinar matahari di bagian atasnya telah lenyap sepenuhnya tanpa jejak.

Namun di luar insiden yang mengejutkan itu kondisi makam almarhum secara keseluruhan tetap terawat sempurna. Tidak tampak adanya kerusakan pada gundukan tanah maupun area pekarangan di sekelilingnya. Hamparan rumput hijau yang menyelimuti seluruh permukaan makam terlihat tumbuh lebat segar dan dipangkas dengan rapi oleh petugas kebersihan TPU Tanah Kusir.
Nisan berbentuk lempeng batu alam berwarna abu-abu gelap masih berdiri kokoh di tempatnya. Kaligrafi Arab serta ukiran nama Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto di permukaan nisan tampak bersih tanpa noda. Dua kuntum bunga mawar berwarna biru cerah diletakkan tepat di atas nisan melengkapi rangkaian bunga berwarna biru putih dan ungu tua di dalam vas yang berdiri di bagian belakang pusara.
Vidi Aldiano berpulang pada 7 Maret 2026 di usia 35 tahun. Penyanyi yang dikenal dengan suara khasnya itu meninggal dunia didampingi keluarga besar serta sang istri Sheila Dara Aisha sebelum akhirnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan keesokan harinya. Kepergian Vidi terjadi setelah ia berjuang gigih melawan kanker ginjal stadium tiga yang pertama kali didiagnosis pada akhir 2019. Selama bertahun-tahun almarhum menjalani serangkaian pengobatan medis intensif mulai dari operasi pengangkatan salah satu ginjal di Singapura hingga terapi berkala yang kerap ia sebut secara positif sebagai spa day. Semangat juangnya terus ia bagikan kepada masyarakat luas hingga akhir hayatnya.






