Deteksinews.co.id – Aktris kenamaan Tanah Air, Kimberly Ryder, membagikan perspektif mendalamnya mengenai cara menghadapi berbagai dinamika dan tantangan hidup yang kerap kali menguras energi. Ibu dari dua buah hati ini secara terbuka membeberkan prinsip-prinsip personal yang ia pegang teguh demi menjaga ketenangan batin di tengah pusaran problematika dunia. Bagi Kimberly, kunci utama bukanlah pada seberapa besar masalah yang datang, melainkan bagaimana seseorang memilih untuk meresponsnya dengan bijak.
Dalam sebuah kesempatan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, belum lama ini, Kimberly mengungkapkan bahwa ia memilih untuk tidak terlalu terpaku pada kerumitan masalah yang menghampiri. Ia meyakini bahwa setiap individu mengemban porsi ujian dan perjuangannya masing-masing, yang tentu saja berbeda satu sama lain. "Pasti semua orang juga melewati kesulitan yang berbeda-beda. Tapi kalau aku sendiri, kita mencoba untuk melihat dari poin positifnya, setiap hari belajar untuk lebih baik lagi," ujar Kimberly dengan nada tenang. Filosofi ini menjadi landasan baginya untuk terus melangkah maju, alih-alih terperosok dalam lingkaran keputusasaan yang tak berujung.

Ia menilai, proses pendewasaan dalam hidup menuntut setiap orang untuk senantiasa bangkit dari keterpurukan, tanpa harus berlama-lama meratapi kesalahan atau kegagalan di masa lalu. Pola pikir progresif ini ia terapkan dalam setiap perannya, baik sebagai seorang perempuan yang mandiri, seorang istri, maupun sebagai seorang ibu yang penuh kasih. "Kita coba lagi, kita coba lagi, dan besok kita bisa lebih baik lagi sebagai seorang istri, sebagai seorang wanita, sebagai seorang ibu, dan supaya lebih baik lagi ke depannya, lebih waras lagi," tuturnya, menekankan pentingnya semangat pantang menyerah dan keinginan untuk terus berkembang dalam setiap aspek kehidupan.
Ketika disinggung mengenai langkah konkret yang ia lakukan untuk berdamai dengan keadaan, kakak dari Natasha Ryder ini menegaskan betapa krusialnya rasa syukur. Ia menyadari sepenuhnya bahwa formula hidup yang ia jalani, meskipun efektif baginya, belum tentu cocok atau dapat diterapkan oleh semua orang. "Tidak semua orang bisa menganggap ini hal yang terbaik buat mereka, tapi ini cara aku sendiri sih, untuk mencoba untuk banyak bersyukur saja. It doesn’t work for everybody," jelasnya. Pernyataan ini menunjukkan kerendahan hatinya dan pengakuan akan keunikan perjalanan hidup setiap individu, di mana setiap orang memiliki jalannya sendiri dalam menemukan kedamaian.
Kimberly sama sekali tidak berniat menggurui atau memaksakan pandangannya mengenai cara menyelesaikan permasalahan hidup. Baginya, fokus pada hal-hal baik yang masih dimiliki, sekecil apapun itu, merupakan benteng terkuat untuk melangkah maju dan menjaga kesehatan mental. "Buat aku sendiri, cara aku sendiri adalah ya sudah, banyak bersyukur saja. Ada banyak hal yang harus disyukuri di dalam kehidupan aku, kita ambil yang positifnya saja," pungkasnya, memberikan penekanan pada kekuatan perspektif positif dalam menghadapi badai kehidupan. Dengan demikian, Kimberly Ryder menunjukkan bahwa kedamaian batin dapat diraih melalui penerimaan, pembelajaran berkelanjutan, dan hati yang senantiasa bersyukur, menjadikannya inspirasi bagi banyak orang.






