Deteksi News – Dunia hiburan kembali dihangatkan oleh kisah penuh haru dari penyanyi multitalenta, Denada. Di tengah kesibukan dan perjuangan pribadi yang tak mudah, Denada membagikan momen spesial ulang tahun putrinya, Aisha, yang kini telah menginjak usia remaja 13 tahun. Perayaan kali ini begitu istimewa, bukan karena kemewahan, melainkan karena kehadiran sosok yang sangat dirindukan: sang ayah, Jerry Aurum.
Momen kebersamaan ayah dan anak ini terjadi di Singapura, tempat Aisha merayakan hari lahirnya bersama Jerry. Denada, yang saat itu berada di Bangkok untuk menjalani operasi, mengaku tak bisa menahan rasa syukur yang meluap. Meskipun tak bisa mendampingi secara langsung, hatinya meluap bahagia melihat mantan suaminya meluangkan waktu berharga untuk putri semata wayang mereka. Ini adalah prioritas utama bagi Aisha, yang sudah lama mendambakan momen seperti ini.

"Aku happy banget, senang banget karena sudah lama Aisyah itu tidak melewati ulang tahunnya bersama dengan Papanya," ungkap Denada dengan mata berbinar saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). Pernyataan ini menunjukkan betapa besar kerinduan Aisha akan sosok ayahnya di hari spesial, sebuah kerinduan yang akhirnya terbayar.
Denada juga menekankan betapa berharganya waktu yang dihabiskan Jerry dan Aisha. Menurutnya, pertemuan itu menjadi waktu yang sangat intim dan pribadi antara ayah dan anak. "Aku senang banget kemarin Papanya ada waktu untuk bisa ke sana, spend time berduaan. Jadi betul-betul waktu romantis berdua Papa dan anaklah kemarin itu," bebernya, menggambarkan momen kebersamaan yang mendalam dan penuh makna.
Ada satu hal yang membuat Denada terkejut dan terharu: Aisha tidak meminta hadiah atau kado apa pun di ulang tahunnya kali ini. Padahal, biasanya Aisha selalu punya daftar permintaan khusus, terutama di momen penting seperti ulang tahun atau saat meraih prestasi di sekolah. Namun, kali ini, sang putri menunjukkan kedewasaan dan kebijaksanaan yang berbeda.
"Dia gak minta apa-apa dari aku. Biasanya dia selalu ada permintaan gitu dari aku. Tapi kemarin ini dia gak terlalu banyak permintaan," jelas Denada. Bahkan, ia sempat mendesak Aisha untuk mengungkapkan keinginannya, mencoba memastikan putrinya tidak merasa kurang. "Malah sampai aku paksa terus, ‘Ayo mau minta apa? Mau minta apa? Ini kan ulang tahun, mau minta apa?’, gitu. Tapi dia gak, gak ada terlalu banyak permintaan kali ini," pungkasnya, menunjukkan betapa Aisha telah menemukan kebahagiaan sejati dalam kebersamaan, bukan materi.
Meski terpisah jarak dan tak bisa memeluk langsung karena berada di luar negeri, Denada tetap menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun kepada Aisha melalui sambungan telepon. Sebuah bukti bahwa cinta seorang ibu tak mengenal batas, bahkan di tengah perjuangan pribadinya, ia selalu memastikan putrinya merasa dicintai dan diingat. Kisah ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati seringkali ditemukan dalam momen-momen sederhana, kebersamaan, dan cinta tanpa syarat yang melampaui segala bentuk kado. Denada, dengan segala tantangan yang dihadapinya, terus menunjukkan ketegaran dan prioritasnya pada kebahagiaan sang buah hati, sebuah inspirasi bagi banyak orang.






